Putri Diana pernah mengidentifikasi sifat-sifat dalam diri Harry yang menurutnya mampu menjadi pemimpin yang baik dan lebih mengayomi dibandingkan William.
- Luthfiatun Nisa
- Rabu, 03 April 2019 - 14:12 WIB
WowKeren - Pangeran William tentunya digadang-gadang sebagai Raja Kerajaan Inggris selanjutnya. Diketahui, Duke of Cambridge tersebut berada dalam urutan ke-2 takhta Kerajaan Inggris, tepatnya di belakang sang ayah, Pangeran Charles.
Namun siapa sangka, mendiang Putri Diana justru pernah menyebut jika putra bungsunya, Pangeran Harry, akan menjadi Raja yang lebih baik dibandingkan sang kakak. Hal ini tertuang dalam buku biografi tahun 2018, "Harry: Conversation with The Prince", dimana penulis Angela Levin menyelidiki hubungan Harry dengan ibunya.
Dalam buku tersebut, Angela mengatakan bahwa Diana mengidentifikasi sifat-sifat dalam diri Harry yang menurutnya mampu menjadi pemimpin yang baik dan mau mengayomi. Lebih lanjut, Angela juga menyebut jika Putri Diana berpikir bahwa Harry memiliki lebih banyak kualitas sebagai seorang pemimpin dibandingkan William yang merupakan pewaris takhta sesungguhnya.
Kualifikasi tersebut meliputi kemampuannya untuk mengatasi masalah, ramah terhadap orang lain, bersemangat, menawan dan kharismatik. Bahkan Diana sempat memberikan julukan Good King Harry pada putra bungsunya tersebut.
Angela juga menjelaskan bahwa hal ini bukan berarti Diana berpikir bahwa William tidak cocok menjadi Raja. Hanya saja putra sulungnya tersebut memang tidak menunjukkan ketertarikan pada takhta semasa remajanya. Bahkan kala itu, William juga tak ingin menanggung beban sebagai seorang Raja di masa depan. "William tidak ingin setiap gerakannya diawasi," ungkap Angela yang mengutip ucapan Diana.
Meski demikian, bukan berarti William tak mengalami perubahan seiring dengan pertambahan usianya. Bahkan kini Duke of Cambridge tersebut kerap melakoni sederet tugas Kerajaan dan menunjukkan kemampuan kepemimpinannya dengan sangat apik.
Terlepas dari hal tersebut, Pangeran Harry diketahui berada dalam urutan keenam dalam urutan takhta Kerajaan Inggris. Suami Meghan Markle tersebut berada di belakang ayah, kakak, serta ketiga keponakannya. Untuk itulah, amat mustahil apabila Harry menjadi seorang Raja, apalagi menggantikan William.
(wk/luth)