Putri Diana Siapkan Pangeran Harry Menjadi Raja Inggris di Masa Depan
TMDB (Merged)/themoviedb.org
Selebriti

Putri Diana ternyata mempersiapkan Pangeran Harry untuk menjadi raja Inggris, meski Pangeran William adalah anak pertamanya.

WowKeren - Putri Diana dikabarkan telah mempersiapkan Pangeran Harry untuk menjadi raja Inggris di masa depan, meskipun Pangeran William adalah anak pertamanya. Hal ini diungkapkan oleh Richard Kay, sahabat Diana sekaligus veteran penulis kerajaan, dalam siniar Palace Confidential yang ditayangkan oleh Daily Mail.

Dalam pernyataannya, Kay menyebut bahwa Diana menyadari karakter Pangeran William yang pemalu dan kurang berambisi untuk memegang posisi penting dalam kerajaan. 'Saya pikir [performa saat ini dari Pangeran] William agak mengejutkan. Dia adalah seorang pemuda yang pemalu,' kata Kay. 'Ketika Diana masih hidup, dia memberi tahu saya bahwa dia tidak pernah benar-benar berpikir bahwa William menginginkan 'jabatan tertinggi,' seperti yang dia sebut. Gagasan bahwa suatu hari nanti William akan mengenakan mahkota.'

Kay melanjutkan, dalam pikiran Diana, dia sedang mempersiapkan jalan bagi Harry untuk menggantikan posisi ayahnya. Diana bahkan memiliki julukan khusus untuk Harry, yaitu 'Raja Harry yang Baik', yang mengingatkan pada masa pertengahan. 'Namun segalanya tidak berjalan seperti itu, dan saya pikir kita semua cukup bersyukur karena hal itu tidak terjadi,' tambah Kay, merujuk pada momen di mana Putri Margaret dianggap lebih cocok menjadi ratu dibandingkan kakaknya, Putri Elizabeth.


Menurut Kay, konsensus saat ini menunjukkan bahwa Pangeran William adalah sosok yang tepat untuk memimpin sebagai Pangeran Wales. 'William sudah sangat berkembang dalam mengemban tugas sebagai penerus takhta Kerajaan Inggris, dan Kate Middleton mendampinginya,' jelasnya. 'Ia menemukan beberapa cara yang cukup berbeda untuk mendekati kerajaan, dan menyadari bahwa beberapa aspek monarki modern sudah ketinggalan zaman dan tidak beresonansi dengan publik.'

Pernyataan Kay sejalan dengan pandangan pengamat lainnya. Tom Sykes, pengamat kerajaan dari Daily Beast dan The Royalist Substack, menilai bahwa Pangeran William akan melakukan reformasi besar-besaran di Kerajaan Inggris ketika resmi naik takhta sebagai Raja William V di masa mendatang. Sykes bahkan menyebutkan bahwa William telah mulai bekerja untuk menggantikan ayahnya, Raja Charles III, yang saat ini tengah sakit, meskipun tanpa menyandang gelar raja.

Bukan hanya itu, reformasi yang akan dibawa oleh William diprediksi akan memengaruhi seluruh orang yang terlibat dengan Kerajaan Inggris, baik yang memiliki hubungan darah maupun staf kerajaan. Sykes menilai bahwa salah satu langkah reformasi tersebut adalah menghapus gelar kebangsawanan untuk anggota keluarga yang tidak berkontribusi pada kerajaan. 'Charles lemah, tapi William tidak sama sekali,' ujar Sykes. 'William sebenarnya sudah jadi Raja, hanya saja tidak bertitel.'

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait