Isi ribuan formulir C1 atau catatan hasil penghitungan suara yang diamankan di Menteng, Jakarta Pusat, tersebut berbeda dengan hasil rekapitulasi di tempat pemungutan suara (TPS).
- Bertilia Puteri
- Senin, 06 Mei 2019 - 14:01 WIB
WowKeren - Gelaran Pemilu 2019 memang telah usai dilaksanakan. Kini yang tersisa hanyalah proses penghitungan suara hingga pengumuman hasil resmi pada 22 Mei 2019 mendatang. Proses ini dilakukan dengan menghitung formulir C1 atau catatan hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Ribuan formulir C1 asal Jawa Tengah yang isinya berbeda dengan hasil rekapitulasi di TPS justru diamankan di Menteng, Jakarta Pusat. Ribuan kertas formulir tersebut diduga untuk memenangkan paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Formulir tersebut diamankan dari sebuah mobil yang disebut sebagai taksi online.
"Ya karena memang ada operasi lalu lintas, Polres Jakarta Pusat, Sabtu (3/5) pukul 10.30 WIB. Ya biasa kalau polisi kan kalau operasi lihat-lihat nomer pelat dari mana, kemudian diberhentikan lah mobil Daihatsu Sigra itu," jelas Komisioner Bawaslu DKI, Puadi, pada Senin (6/5). "Begitu dibuka kan ada dua kardus, nah di luar kardusnya ada tulisan C1 Kabupaten Boyolali."
Soal keaslian formulir C1 tersebut, pihak Bawaslu sendiri masih terus melakukan pemeriksaan. "Kita belum bisa menyimpulkan bahwa apakah itu C1 asli atau palsu," terang Puadi.
Sementara itu, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Bawaslu Jakarta Pusat, Roy Sofia Patra Sinaga, merinci banyaknya formulir C1 yang ditemukan. "Kardus putih berisi 2.006 C1 dan kardus coklat 1.761 C1. Dapatnya di Jl Besuki dekat Taman Suropati," ungkap Roy.
Menurut Roy, informasi yang tertera di formulir C1 yang diamankan tersebut tidak sesuai dengan hasil rekapitulasi TPS. Selain itu, tanda tangan saksi yang dibubuhkan juga berbeda.
"Misalkan suara (pasangan) 01 (berjumlah) 100 suara dan (pasangan) 02 (berjumlah) 50, di C1 yang kita dapatkan 01 (berjumlah) 50 dan 02 (berjumlah) 100," ungkap Roy. "Tanda tangan saksi juga berbeda karena kita juga cek berapa TPS lewat KPU berbeda."
Dalam foto yang diambil Bawaslu Jakpus, tampak pula keterangan pengirim dan penerima kardus-kardus tersebut. Di bagian pengirim tertulis "Dari Moh. Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat". Sedangkan di bagian penerima tertulis "Kepada Yth Bapak Toto Utmo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan".
(wk/Bert)