Menanggapi video pembelaan Pablo dan Rey, peramal Wirang Birawa mencoba melihat mimik wajah mereka. Ia lantas menyampaikan penilaian dari sisi psikologis.
- Annisa Rahmaniyah Afifah
- Sabtu, 06 Juli 2019 - 14:37 WIB
WowKeren - Pablo Benua dan Rey Utami hingga kini masih menjadi perbincangan warganet. Pasangan yang dijuluki "public enemy" itu terus membela diri menyatakan bahwa mereka tidak bersalah dalam kasus vlog "Ikan Asin" yang menyeret Galih Ginanjar.
Pablo dan Rey belum lama ini membuat video pembelaan di YouTube Nanda Persada. Dalam video itu, Nanda Persada seorang manajer artis terkenal membahas soal laporan Fairuz A. Rafiq yang merasa telah dirugikan atas konten "Mulut Sampah" Pablo dan Rey.
Pablo dan Rey mengatakan bahwa apa yang diceritakan Galih di video tersebut sama sekali tidak mengarah pada organ intim. Bahkan, menurutnya bila ada orang-orang yang beropini negatif pada pernyataan Galih, perlu diperiksa kejiwaannya.
Menanggapi hal itu, peramal Wirang Birawa mencoba melihat mimik wajah Pablo dan Rey saat membela diri. Wirang menuliskan penilaian dari sisi psikologis bahwa orang-orang yang merasa benar seharusnya tidak bersilat lidah seperti itu.
"Dari sikologis yg tertangkap adlh Kalau merasa benar dia tdk akan melakukan silat lidah (klarifikasi yg seakan membenarkan dirinya) jadi hal2 sprt ini yg harus di benerin kejiwaannya," tulis Wirang yang menjadi top komentar di akun @lambe_turah.
Tak hanya itu, Wirang juga mengungkapkan analisanya mengenai mimik wajah Rey yang seolah bingung dan disetir suami. Pasalnya, Rey tampak hanya diam sesekali tersenyum dan mengangguk seakan setuju dengan apa yang suaminya katakan.
"Mimik wajah yg tertangkap dari seorang wanita tsb adlh....," tulis Wirang. "Seakan bingung dgn apa yg terjadi sehingga skg mengikuti alur saja (sudah mulai menyadari bahwa dia merasa senang saat mencibir seseorang) dan iya sadari bahwa iya salah."
Seperti diketahui, Fairuz resmi melaporkan sang mantan suami, Galih ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Fairuz juga melaporkan Rey dan suaminya karena ikut menyebarkan video tersebut.
(wk/anni)