Bamsoet Deklarasi Maju Calon Ketum Golkar, Airlangga Hartanto: Munas Saja Belum Dijadwal
Nasional

Deklarasi tersebut digelar Bamsoet di Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis (18/7). Dengan demikian, Bamsoet diyakini akan bertarung melawan Ketum petahana Airlangga Hartanto.

WowKeren - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, telah resmi mendeklarasikan dirinya sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Deklarasi ini digelar Bamsoet di Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis (18/7). Dengan demikian, Bamsoet diyakini akan bertarung melawan Ketum petahana Airlangga Hartanto.

"Hari ini dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim, saya Bambang Soesatyo menyatakan maju mendampingi calon lainnya," tutur Bamsoet. "Saudara Indra Bambang Sutoyo, saudara Ridwan Hisam, saudara Ahli Yahya, Ibu Ula, Ibu Linda plus Pak Airlangga sendiri sebagai incumbent."


Dalam kesempatan tersebut, Bamsoet mengungkapkan bahwa suara Golkar dari milenial kurang dari 5 persen pada Pemilu lalu. Bamsoet pun menilai hal ini disebabkan oleh Golkar yang kini tidak sesuai dengan anak muda.

Oleh sebab itu, apabila terpilih Bamsoet berjanji akan mengubah citra Golkar. Ia akan berupaya mengubah Golkar menjadi partai ramah milenial dengan mengandalkan sayap organisasi.

"Sebab kalau tidak dirangkul mereka bisa lari ke partai baru yang banyak menjanjikan masa depan mereka. Kalau kita mengacu dan tetap pada gaya lama, maka hanya soal waktu saja. Tentu kita tidak mau itu terjadi," terang Bamsoet. "Jadi harapan rakyat ada di pundak kita maka tidak boleh tidak. Kita harus menjaga partai ini dengan baik dengan tata kelola organisasi yang baik."

Menanggapi deklarasi Bamsoet, Airlangga pun buka suara. Sang petahana menyindir bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Golkar untuk pemilihan Ketua Umum sejatinya belum ditentukan jadwalnya. "Kan Munas saja belum dijadwalkan," ujar Airlangga di Kompleks MPR/DPR pada Kamis.

Terkait pelaksanaan resmi Munas, Airlangga menyebut hal itu merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Ia pun menegaskan bahwa pihak lain tak berhak menentukan atau menggelar Munas tanpa persetujuan DPP Golkar. "Penyelenggara Munas itu DPP," tegas Airlangga.

Meski demikian, Airlangga tak menjelaskan kapan dirinya akan menggelar deklarasi resmi maju sebagai calon Ketum seperti Bamsoet. "Nanti saja menjelang Munas," ungkap Airlangga.

You can share this post!

Related Posts