Nama Meghan Markle Dipakai untuk Iklan Pelangsing, Kerajaan Inggris Buka Suara
Getty Images
Selebriti

Sebuah merek pil pelangsing ilegal mengklaim bahwa produk mereka dikonsumsi oleh sang Duchess supaya dapat melelehkan lemak dengan cepat tanpa diet atau olahraga.

WowKeren - Bukan rahasia lagi kalau nama Meghan Markle selalu sukses menarik atensi publik di mana pun dan kapan pun. Hal ini terbukti saat sekelompok penipu penjual obat pelangsing ilegal mendapat untung besar setelah mencatut nama Meghan ke dalam advertorialnya.

Dilansir Mirror.co.uk pada Selasa (13/8), hal ini bermula saat sebuah merek pil pelangsing "Keto Weight Loss" menampilkan gambar-gambar Meghan sebelum dan setelah melahirkan. Dalam keterangan iklan tersebut, tertulis, "Pasca kehamilan, tubuhku telah kehilangan bentuknya. Tapi berkat Keto Weight Loss, tubuhku kembali (seperti semula)"


Mereka juga mengklaim pil yang dikonsumsi "Meghan" dapat melelehkan lemak dengan cepat tanpa diet atau olahraga. Alhasil, hal ini pun langsung membuat pihak Kerajaan Inggris mengambil tindakan tegas. Bahkan pihak Kerajaan berencana membawa kasus ini ke arah hukum.

"Ini jelas tidak benar dan menggunakan nama Duchess secara ilegal untuk tujuan iklan. Kami akan menindaklanjuti serius," ungkap salah satu sumber dalam Kerajaan.

Tentunya ini bukanlah pertama kalinya pihak Kerajaan melakukan tindakan tegas atas pencatutan nama anggota British Royal Family. Sebelumnya, mereka juga langsung memberikan klarifikasi atas rumor yang menyebut bahwa Duchess of Cambridge, Kate Middleton, melakukan suntik botox di salah satu klinik kecantikan.

Hal ini berawal ketika dokter Munir Somji dari Dr. Medi Spa Clinic, sebuah klinik kecantikan di London, Inggris, mengunggah foto "before-after" Kate Middleton di Instagram. "Kate kami menyukai sedikit baby botox," tulis Munir pada unggahan tersebut. Ia lalu membandingkan dua foto yang menampilkan wajah wanita berusia 37 tahun itu sebelum dan sesudah melakukan suntik botox.

Dalam sebuah pernyataan kepada The New York Post, seorang perwakilan Istana Kensington menegaskan bahwa pernyataan dokter Munir Somji sama sekali tidak benar. Pihak Istana juga menambahkan bahwa keluarga Kerajaan tidak pernah mempromosikan kegiatan komersial.

You can share this post!

Related Posts
Loading...