Dulu Lidah Mertua, Kini Anies Baswedan Unggulkan Bugenvil Untuk Atasi Polusi
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Demi mengatasi masalah polusi udara di Ibu Kota, Anies telah menelurkan 6 kebijakan strategis lewat Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali membuat "gebrakan" di era pemerintahannya. Masih soal penanganan polusi udara yang semakin menjadi-jadi di Ibu Kota, Anies kali ini berencana menggunakan tanaman lain untuk menangkal polutan-polutan tersebut.

Sebagai pengingat, Anies pernah mencanangkan penanaman lidah mertua atau Sansiviera untuk menangkal polusi udara. Kali ini Anies membidik tanaman bugenvil untuk melakoni peran yang sama.


Dilansir dari laman Detik News, Anies diketahui menanam sejumlah tanaman bugenvil di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta. Acara bertajuk "Penanaman Tanaman Bougenville Aminities" ini berlangsung pada Minggu (18/8) kemarin.

Dalam sambutannya, Anies menyebut bugenvil merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya serap polusi udara yang tinggi. Total ada seratus ribu tanaman bugenvil yang ditanam di sepanjang Jalan Sudirman tersebut.

"Hari ini kita sama-sama saksikan (penanaman tanaman bugenvil)," kata Anies di Pintu 7 Gelora Bung Karno, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan. "Aspeknya pilihan tanaman bugenvil itu salah satu tanaman yang memiliki serapan terhadap polusi udara dengan kategori tinggi."

"Bahwa kita ingin mewujudkan Jakarta kota lestari, artinya apa yang sekarang kita manfaatkan dari kota kita adalah pinjaman dari generasi dari anak-anak kita," imbuhnya, dilansir dari Detik News, Senin (19/8). "Karena itu, kita nantinya harus wariskan kota ini dengan keadaan yang baik, bahkan lebih baik. Itu prinsip kota ini lestari."

Selain menanam bugenvil atau lidah mertua, Anies pun memiliki sejumlah kebijakan strategis untuk memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota. Semua kebijakan itu ia tuangkan dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Salah satu yang paling ramai dibicarakan adalah perluasan rute ganjil-genap di DKI Jakarta. Selain memperluas rute implementasinya, sistem ganjil-genap ini juga diperpanjang durasinya, menjadi sembilan jam dalam sehari.

Selain itu, Anies pun mendorong industri dan pabrik untuk mematuhi peraturan terkait emisi dari cerobong asap mereka. Bahkan Anies mengaku tak segan akan mencabut izin bagi siapapun yang nekat melanggar ketentuan pencemaran lingkungan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...