Tantri Kotak Terinfeksi Toksoplasmosis, Ini Bahayanya Bagi Kandungan
Selebriti

Sedang jalani kehamilan yang kedua, Tantri Kotak beri kabar buruk saat akui telah didiagnosa terkena virus Toksoplasmosis. Begini bahayanya virus tersebut bagi kehamilan dan janin.

WowKeren - Jalani kehamilan kedua dengan usia kandungan yang telah memasuki 13 minggu, Tantri Kotak memberikan kabar buruk perihal perkembangan kehamilannya tersebut. Tantri mengungkapkan lewat akun Instragamnya bahwa ia terpapar virus toksoplasmosis.

Toksoplasmosis sendiri adalah suatu infeksi penyakit yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gondii (T. gondii) yang dapat mempengaruhi saluran pencernaan (termasuk mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus), jantung, saraf, dan kulit. Infeksi ini umumnya tidak membahayakan bagi orang sehat, namun memiliki dampak paling berbahaya apabila terkena pada ibu hamil dan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah seperti HIV/AIDS.

Penyakit toksoplasmosis ini dikenal dapat membahayakan kesehatan bayi yang sedang berada dalam kandungan. Tantri Kotak pun mengungkapkan ketakutan dan kesedihannya setelah terdeteksi terpapar toksoplasmosis melalui akun Instagramnya pada Rabu (21/8).

"Ada yang nemenin cek adek, ada cerita sedikit sebenernya kehamilan saya di awal terdeteksi toxoplashma, yang ga tau google ya," tulis pelantun lagu "Pelan-Pelan Saja" ini melalui caption akun Instagramnya. "Sempet shock, takut dan sedih. Pengen cerita banyak dalam bentuk video aja sih. Setuju ga aku masukin di vlog #SisilainTanarda? #13weekspreggoAdek."


Bakteri toksoplasmosis ini sendiri biasanya disebarkan dari hewan ke manusia, bukan tersebar antar manusia, kecuali pada wanita hamil yang dapat menyebarkan infeksi ini pada janin yang dikandungnya. Bakteri ini merupakan parasit yang biasa tumbuh dalam jaringan banyak hewan dan lebih banyak terdapat dalam tubuh kucing. Penyebarannya pun dapat karena terpapar kotoran kucing yang mengandung parasit T. gondii, mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi parasit ini termasuk daging mentah, serta melalui plasenta ibu hamil yang menyebarkan infeksi pada janin.

Gejala lebih serius dapat menimpa janin di awal trisemester kehamilan berupa perkembangan janin yang lambat, kelahiran prematur serta kematian janin dalam kandungan atau keguguran. Sementara jika bayi yang terlahir dengan terinfeksi bakteri ini akan menunjukkan gejala-gejala seperti kulit berwarna kekuningan, infeksi di belakang bola mata dan retina, pembesaran organ hati dan limpa, ruam kulit, kehilangan pendengaran, anemia, hingga penumpukan cairan otak di kepala sehingga kepala menjadi besar, ataupun kepala tampak lebih kecil.

Sementara suami Tantri, Arda Naff mengungkapkan bahwa tidak hanya karena faktor hewan saja, namun kebersihan makanan menjadi faktor penting dalam mencegah datangnya bakteri ini. Arda juga mengingatkan pentingnya rutin menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan sebelum maupun sesudah makan.

"Toxoplasmosis itu faktornya banyak banget sih. Salah satunya adalah memang makanan, makanan yang enggak bersih," ungkap vokalis band Naff ini saat dikonfirmasi pada Rabu (21/8). "Kita kan gak bisa memastikan makanan yang kita makan itu bersih atau enggak, jadi enggak bisa nyalahin hewan aja."

"Kalau dari saya adalah ibu hamil, enggak harus ibu hamil aja sih, siapapun dia harus sering-sering cuci tangan," sambung pemilik nama lengkap Hatna Danarda ini. "Ditambah dengan polusi polusi yang terjadi sekarang kan. Kita buka lift, kita masuk kendaraan umum, bersinggungan dengan orang lain, kita lupa langsung makan."

Dengan penanganan medis yang cepat dan tepat, risiko dari bahaya karena penyebaran bakteri ini dapat diantisipasi. Bagi ibu hamil jika janin belum terkena infeksi, maka dokter akan memberikan antibiotik spiramycin. Jika janin sudah tertular toksoplasmosis, maka dokter biasanya akan meresepkan pyrimethamine dan sulfadiazine yang biasanya digunakan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan jangka panjang bagi sang bayi.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait