PB Djarum Setop Beasiswa Bulu Tangkis, Protes #BubarkanKPAI Menggema di Media Sosial
Nasional
Polemik Beasiswa PB Djarum

KPAI menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang audisi yang digelar oleh Djarum namun hanya mempermasalahkan unsur eksploitasi anak secara terselubung yang ada di dalamnya.

WowKeren - Audisi Beasiswa Umum Bulu Tangkis PB Djarum yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun rencananya harus dihentikan mulai 2020 mendatang. Keputusan ini diambil oleh pihak Djarum menanggapi tudingan eksploitasi anak yang dilayangkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Keputusan yang dikonfirmasi oleh Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, ditanggapi sejumlah pihak khususnya para pecinta bulu tangkis hingga orang tua peserta audisi. "Tahun ini merupakan tahun perpisahan dari kami. Tahun depan event audisi ditiadakan," kata Yoppy saat melakukan konferensi pers di Purwokerto, Sabtu (7/9).

Parjimin, salah satu wali murid yang berasal dari Boyolali mengaku sedih dengan keputusan dihentikannya audisi Djarum. "Pihak KPAI yang mengatakan jika adanya eksploitasi anak itu yang bagaimana," kata Parjimin dilansir sari Kompas, Senin (9/9).

Wali murid menganggap bahwa beasiswa yang diberikan oleh Djarum sangat bermanfaat bagi anak-anak mereka dalam menyalurkan bakat dan prestasi. Bagi peserta yang berasal dari keluarga tidak mampu, beasiswa tersebut sangatlah membantu.


"Jika tidak ada audisi arahnya mau ke mana. Dengan adanya audisi ini sangat membantu untuk menyalurkan anak-anak yang berprestasi," jelas Parjimin. "Bagi orangtua yang miskin, anak-anak mereka yang tersalurkan dan mendapat beasiswa adalah sebuah anugerah."

Tak hanya Parjimin dan wali murid lainnya, tak sedikit warganet yang kecewa dengan keputusan tersebut. Mereka pun ramai-ramai melayangkan protes lewat tagar @BubarkanKPAI hingga menjadi trending topic. Sampai berita ini dibuat, tagar tersebut telah dicuitkan lebih dari 12 ribu kali.

PB Djarum Setop Beasiswa Bulu Tangkis, Protes #BubarkanKPAI Menggema di Media Sosial

Twitter

Sementara itu, KPAI menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak melarang adanya audisi yang digelar oleh Djarum. Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty mengatakan bahwa yang dipermasalahkan adalah eksploitasi terselubung.

"Perlu ditegaskan rekrutmen ini dalam bentuk audisi tidak kami larang," kata Sitti masih dilansir dari Kompas. "Yang dilarang adalah bentuk eksploitasi terselubungnya."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts