Ketua DPRD DKI Minta Gerindra dan PKS Bahas Kursi Wakil Gubernur Yang Masih Kosong
Nasional

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi meminta Gerindra dan PKS membahas secara serius mengenai calon pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

WowKeren - Saat ini kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta masih kosong sejak 10 Agustus 2018. Pasalnya, saat memutuskan untuk menjadi Calon Wakil Presiden 2014-2019, Sandiaga Uno diharuskan mundur dari jabatan tersebut.

Akan tetapi, meskipun pengunduran diri tersebut sudah berlangsung berbulan-bulan lalu, kursi Wakil Gubernur DKI belum juga diisi. Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 Prasetio Edi Marsudi pun menyarankan agar hal tersebut dibahas serius oleh partai pengusung kedua pasangan yang bertarung dalam Pilgub DKI itu, yakni Gerindra dan PKS.

"Saya rasa masalah Wagub enggak mandek," kata Prasetio di Ruang Paripurna saat diwawancarai pada Senin (14/10). "Tinggal bagaimana dua partai pengusung ini berbicara yang baiklah."


Prasetio pun meminta agar kedua calon yang diajukan Fraksi PKS dan Fraksi Gerindra sangat memahami permasalahan yang terjadi di Jakarta. Jika calon sudah sesuai kriteria, maka bisa langsung ditentukan dalam rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Saya minta kepada mereka kalau mencalonkan Wagub itu jangan cuma tempelan sebagai Wagub tapi juga benar-benar harus tahu permasalahan Jakarta karena Jakarta sangat complicated," kata dia. "Silakan hasilnya di paripurna apakah diiyakan atau tidak. Itu kan paripurna yang menentukan. Di situ kami mengimbau kepada dua partai pengusung ini carilah toko-tokoh yang mengerti masalah Jakarta."

Sebelumya, PKS dan Gerindra sudah mengajukan dua nama untuk menjadi pengganti Sandiaga Uno yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI mengatakan bahwa pembahasan Wagub DKI baru bisa dilakukan setelah semua proses di DPRD DKI selesai termasuk pengesahan tata tertib DPRD DKI dan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).

"Ya kalau target kan harus diputuskan dalam rapat resmi. Ya kalau harapan saya sih inginnya sebelum tutup tahun sudah kelar ya, tahapan-tahapannya akan kami lalui banyak," kata Syarif saat diwawancarai pada Selasa (8/10) malam.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts