Jaksa Agung Tak Berasal Dari NasDem, Surya Paloh: Saya Hargai Keputusan Presiden
Nasional

Presiden Jokowi telah memilih Jaksa Agung dari kalangan non partai Sanitiar (ST) Burhanuddin. Menanggapi hal tersebut Surya Paloh pun mengatakan untuk menghargai keputusan Jokowi tersebut.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan serta melantik sejumlah Mnteri dan Jaksa Agung yang bergabung dengan Kabinet Indonesia Maju. Jaksa Agung yang terpilih adalah Sanitiar (ST) Burhanuddin yang berasal dari non-partai.

Hal tersebut membuat Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pun buka suara. Ia menyampaikan meskipun posisi Jaksa Agung tak diisi oleh kader yang berasal dari partainya ia tak merasa kecewa sama sekali.

Surya Paloh justru mengatakan bahwa dirinya menghargai apapun keputusan Presiden Jokowi terkait penempatan posisi para pembantunya. "Terlalu kecil lah untuk kecewa, untuk apa membawa tema gerakan perubahan restorasi bangsa ini kalau kita tidak mampu konsisten," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa siapapun yang ditempatkan pada posisi Jaksa Agung harus dihargai. Ia pun mengucapkan selamat bekerja kepada Jaksa Agung yang baru, yakni ST Burhanuddin.


"Saya pikir kita tetap harus menghargai siapapun dengan latarbelakang apapun," ujar Ketum NasDem tersebut. "Karena enggak ada dikotomi itu seseorang itu dari keluarga partai politik atau apapun. Saya ucapkan selamat bekerja kepada Jaksa Agung yang baru."

Selain itu, Surya Paloh juga berpesan kepada tiga kadernya yang berhasil menduduki kursi menteri agar bisa bekerja maksimal sesuai kapasitasnya masing-masing. Mereka bisa belajar dari para pendahulunya untuk membuat kerja yang lebih baik ke depannya.

"Saya tentu berharap para menteri yang ditugaskan di sana bisa menjalankan tugasnya semaksimal mungkin dengan kapasitas yang mereka miliki," paparnya. "Mereka belajar dengan kekurangan dari pendahulunya dan seniornya dari posisi apa yang mereka tempatkan sekarang. Tentu ada kelebihan yang ada di sana itu harus diteruskan, kekurangan harus ditinggalkan."

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah memilih dan melantik ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung untuk periode 2019-2024. Hal ini tentunya menggantikan posisi HM Prasetyo yang merupakan Jaksa Agung pada periode sebelumnya. Diketahui Prasetyo senditi merupakan kader dari Partai NasDem.

Namun, ST Burhanuddin tak langsung melakukan serah terima jabatan di hari ia dilantik yaitu Rabu (23/10). Kabarnya ia masih menunggu kabar dari mantan Jaksa Agung M Prasetyo terkait kapan akan dilakukan serah terima jabatan.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait