Sofyan Djalil Terpilih Lagi Jadi Menteri ATR, Aktivis Agraria Kecewa
Instagram
Nasional

Terpilihnya kembali Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR membuat kecewa aktivis agraria. Menurutnya, pada masa jabatannya dulu, Sofyan Djalil tidak bisa menyelesaikan permasalahan hak agraria masyarakat.

WowKeren - Susunan Kabinet Indonesia Maju baru saja diumumkan pada Rabu (23/10) kemarin. Usai diumumkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun melantik 34 menteri dan 4 kepala lembaga setara kementerian di hari yang sama.

Terdapat banyak kejutan dalam susunan kabinet terbaru Presiden Jokowi itu. Salah satunya yakni munculnya kalangan milenial seperti Nadiem Makarim yang menjadi Menteri Pendidikan dan Wishnutama yang didaulat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Akan tetapi, beberapa pihak juga mengaku kecewa karena terpilihnya lagi beberapa menteri yang dianggap kurang berhasil di masa jabatannya. Salah satu pihak yang kecewa adalah seorang aktivis agraria, Eva Susanti Hanafi Bande yang menyesalkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang kembali dipimpin oleh Sofyan Djalil.


Menurutnya, hal tersebut merupakan pertanda buruj dalam upaya penyelesaian berbagai konflik agraria yang dialami masyarakat saat ini. "Kalau menterinya masih orang yang sama, maka sudah bisa dibayangkan buramnya nasib rakyat yang terkebiri hak-hak keagrariaannya di seluruh Indonesia," ungkapnya yang dilansir Antara pada Kamis (24/10).

Aktivis tersebut pun kemudian meminta Presiden Jokowi untuk mengganti Menteri ART. "Pak Presiden tolong ganti menteri ini, dia sudah tidak layak," tutur Eva Bande saat diwawancarai di Palu pada Kamis (24/10).

Sebelumnya, Sofyan Djalil memang pernah mengatakan bahwa tidak ada masalah dalam RUU Pertanahan yang sempat digugat masyarakat itu. Padahal, berdasarkan kajian sejumlah lembaga dan akademisi, RUU tersebut memiliki masalah diantaranya upaya penghilangan hak-hak masyarakat atas tanah, mempermudah pengusahaan lahan atas nama investasi, menutup akses masyarakat atas tanah dan dugaan kriminalisasi masyarakat yang memperjuangkan hak atas tanahnya.

Sofyan Djalil sendiri menjabat sebagai Menteri ATR sejak 27 Juli 2016. Sebelumnya, ia adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia atau Kepala Bappenas. Usai dilantik, pria kelahiran Aceh ini menargetkan agar 2025 mendatang seluruh bidang tanah di Indonesia telah memiliki sertifikat.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait