Sering Dianggap Sepele, 7 Hal Ini Perlu Kalian Hindari Saat Kulit Mengalami Sunburn!
Lifestyle

Penyembuhan sunburn tergantung dengan tingkat keparahannya dan cara perawatannya. Oleh karena itu saat mengalami sunburn, kalian disarankan menghindari beberapa hal agar luka cepat pulih.

WowKeren - Kulit terbakar matahari atau yang umumnya dikenal dengan istilah sunburn merupakan kondisi yang disebabkan paparan sinar UV yang berlebih. Kondisi ini membuat kulit mengalami kerusakan, seperti menjadi gatal, terasa hangat, kemerahan, dan terasa sakit. Selain itu, kulit terbakar matahari yang kuat dan berulang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker kulit.

Oleh karena itu penggunaan tabir surya sangat penting apalagi di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Gejala kulit terbakar matahari biasanya akan muncul dalam beberapa jam setelah terpapar sinar matahari. Namun, kerusakan kulit akibat sunburn ini akan terlihat setelah 24 jam.


Kerusakan kulit pada waktu jangka panjang seperti peningkatan risiko penyakit kanker kemungkinan besar akan muncul setelah bertahun-tahun. Berapa lama kulit terbakar matahari bisa sembuh atau kembali normal sangat tergantung dengan tingkat keparahannya dan cara perawatannya. Oleh karena itu saat mengalami sunburn, kalian disarankan menghindari beberapa hal agar luka cepat pulih.

Penasaran apa saja hal yang dilarang saat sedang mengalami sunburn? Berikut tim WowKeren rangkum 7 hal yang perlu dihindari ketika kulit mengalami sunburn. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Ingat Untuk Jangan Pernah Menggaruk Luka Sunburn


Ingat Untuk Jangan Pernah Menggaruk Luka Sunburn

Kulit yang sedang mengalami sunburn biasanya akan memerah, terasa gatal dan perih, dan lama-lama akan mengering dan berkerak. Namun, kalian jangan coba untuk menggaruk apalagi mengelupas atau mengopek kulit yang mengering. Hal ini malah membuat luka baru pada kulit yang sedang mengalami sunburn.

Selain itu, jika kulit melepuh dan muncul benjolan berair, jangan dipecahkan atau bahkan digaruk. Jika kulit sudah mulai mengelupas, itu artinya luka sudah mulai sembuh. Jangan ganggu proses tersebut dengan menggaruk atau menggosok kulit. Hindari pula melakukan produk pengelupas kulit yang mengandung retinoid, asam salisilat, atau asam glikolik. Biarkan kulit mengelupas secara alami.

2. Hindari Memakai Pakaian Ketat Agar Luka Tidak Tertekan


Hindari Memakai Pakaian Ketat Agar Luka Tidak Tertekan

Jika sedang mengalami sunburn, banyak biasanya malu dan mulai menutupinya. Hal ini bukanlah masalah jika ditutupi dengan pakaian yang longgar. Jika kalian menutupinya dengan pakaian ketat bisa jadi luka jadi tertekan dan tergesek sehingga makin luka. Setelah kulit terbakar, biarkan kulit kalian "bernapas" sehingga hindari memakai pakaian ketat karena proses peradangan masih terjadi.

Kulit yang meradang harus dibiarkan terbuka karena di saat ini sistem imun tubuh sedang merespon kerusakan dengan cara meningkatkan aliran darah ke area yang rusak guna mempercepat penyembuhan. Kondisi ini membuat area menjadi merah, hangat, dan ada peradangan. Memakai baju ketat akan memperbesar respon ini sehingga kulit semakin bengkak.

3. Menggunakan Pelembab Berbahan Alkohol Juga Tak Diperbolehkan


Menggunakan Pelembab Berbahan Alkohol Juga Tak Diperbolehkan

Saat kulit mengalami sunburn, pastikan jika kandungan krim apapun yang kalian gunakan pada kulit bebas alkohol. Hal ini karena dr. Shereene Idriss, dokter dermatologi kosmetik menjelaskan bahwa alkohol bisa mengeringkan sediaan minyak alami yang ada pada kulit.

Jika alkohol diberikan di area kulit yang mengalami sunburn, justru malah bisa mengganggu proses penyembuhan kulit. Akibatnya, kulit yang rusak membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk sembuh. Lebih baik pastikan dulu bahan krim pelembab atau apapun itu yang akan kalian oleskan pada kulit.

4. Jangan Menggunakan Tabir Surya Dengan Bahan Kimia


Jangan Menggunakan Tabir Surya Dengan Bahan Kimia

Kulit yang sedang mengalami sunburn disarankan untuk tidak terkena sinar matahari untuk beberapa saat. Namun jika kalian terpaksa, kalian bisa menggunakan tabir surya agar kulit tidak tambah melepuh. Namun perlu diperhatikan bahwa pastikan jika tabir surya yang kalian gunakan tidak mengandung bahan kimia yang bisa membuat luka makin parah.

Mengoleskan bahan kimia pada kulit yang terbakar justru dapat mengakibatkan iritasi. Untuk itu, pilihlah sunscreen dengan konsentrasi oksida seng yang tinggi. Atau kalian juga bisa menggunakan tabir surya yang berbahan dasar alami untuk membantu menenangkan kulit yang rusak.

5. Usahakan Untuk Tidak Menutupi Luka Dengan Make Up


Usahakan Untuk Tidak Menutupi Luka Dengan Make Up

Sunburn juga bisa terjadi di area wajah kalian. Jika sudah begini, meski kulit wajah yang terbakar matahari tampak buruk, jangan sekali-kali menutupinya dengan kosmetik ya. Baham kimia yang terdapat dalam make up juga bisa membuat luka semakin iritasi. Cara paling cepat untuk menyembuhkan kulit terbakar matahari adalah membiarkan kulit bernapas.

Alat kosmetik seperti spons bedak atau kuas yang tidak bersih juga bisa menjadi sarana infeksi atau reaksi alergi. Jadi, untuk sementara waktu biarkan kulit tampil apa adanya. Jika kalian tidak ingin berpenampilan buruk saat mengalami sunburn, kalian bisa menggunakan masker bersih dan menjelaskan situasinya pada orang yang bertanya.

6. Jarang Minum Air Bisa Bikin Luka Kalian Makin Lama Sembuh


Jarang Minum Air Bisa Bikin Luka Kalian Makin Lama Sembuh

Saat kulit mengalami sunburn, ingatlah untuk rutin meminum air. Minumlah air lebih banyak dari biasanya agar luka kalian lekas sembuh. Hal ini bukan tanpa alasan, Saat kulit terbakar sinar UV, bukan hanya terasa sakit di permukaan tetapi juga cairan di kulit ikut terserap.

Oleh karena gantilah cadangan cairan itu dengan mengkonsumsi banyak air selama beberapa hari setelah sunburn. Selain menghindari dehidrasi, minum banyak air dapat membuat penyembuhan luka sunburn kalian makin cepat.

7. Jangan Sekali-kali Mandi Air Panas Ketika Mengalami Sunburn


Jangan Sekali-kali Mandi Air Panas Ketika Mengalami Sunburn

Kulit sehabis terbakar matahari biasanya akan cenderung kering. Maka dari itu, jangan dulu mandi air panas baik itu berendam di bak atau di bawah pancuran shower sampai kulit benar-benar sembuh total. Pasalnya air panas justru makin membuat kalian kering dan luka susah sembuh.

Jika tidak berhati-hati, air panas justru bisa mengikis produksi minyak alami pada kulit yang akan semakin membuat kulit kering dan mengelupas. Selain itu, kulit yang melepuh juga masih memerah dan iritasi, oleh karena itu mempertemukannya dengan air panas akan makin membuat iritasinya semakin parah.

Intip juga cara mengatasi sunburn dengan benar agar tidak menyebabkan kanker kulit di sini. intip juga manfaat lain dari tabir surya selain menghalangi sunburn di sini.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait