Usai Smart SIM, Polri Sebut Bakal Luncurkan STNK Elektronik
Nasional

STNK Elektronik akan menjadi inovasi baru Korlantas Polri usai meluncurkan Smart SIM beberapa bulan lalu. Masih dalam tahap diskusi internal, belum diketahui kapan E-STNK bakal diluncurkan ke publik.

WowKeren - Pada 22 September 2019 lalu Polri resmi meluncurkan produk baru mereka, yakni Smart SIM. SIM model baru itu dilengkapi dengan sejumlah fungsi, termasuk bisa digunakan sebagai e-money.

Seolah tak ingin berdiam diri terlalu lama, kini Korlantas Polri kembali hendak berinovasi. Dilansir dari Kompas, rupanya Polri berniat untuk meluncurkan STNK elektronik atau e-STNK.


Informasi ini dibenarkan oleh Direktur Registrasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Halim Pagarra. Menurutnya perubahan model ini disesuaikan dengan visi Polri untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

"Benar, akan ada STNK model baru," jelas Halim, Jumat (1/11). "Saat ini masih dalam tahap Focus Group Discussion dengan pihak-pihak terkait."

Dengan demikian, nantinya pemilik kendaraan hanya akan menerima sebuah kartu yang telah ditanami chip, alih-alih dua lembar surat. Bila diterapkan, maka pola kerja petugas di lapangan pun akan ikut berubah.

Untuk memeriksa pembayaran pajak kendaraan tersebut, selama ini petugas hanya perlu mengamati tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran yang telah disertakan. Sedangkan bila sudah dalam bentuk baru, petugas akan dilengkapi dengan alat seperti card reader.

"Bisa dengan alat (card reader), jadi sekarang memang masih didiskusikan," tuturnya. Alat inilah yang akan mengecek masa berlaku STNK hingga pembayaran pajak kendaraan.

Di sisi lain, STNK model baru ini juga akan dilengkapi dengan chip, selayaknya Smart SIM kemarin. Chip yang ditanam di pojok kiri bawah ini akan memuat identitas pribadi pemilik kendaraan.

Tak hanya itu, STNK elektronik ini juga bisa digunakan untuk keperluan lain, termasuk pembayaran. Selayaknya Smart SIM, STNK elektronik ini akan terintegrasi dengan layanan pembayaran parkir, tol, dan sebagainya.

"Salah satu manfaatnya adalah data-datanya dapat diakses secara elektronik," katanya. "Dan dapat dimanfaatkan serta diintegrasikan dengan pihak yang membutuhkan. Seperti e-parking, e-pajak, dan lain-lain."

Namun demikian, belum ada kejelasan kapan STNK elektronik ini akan diluncurkan. Sebab saat ini pembahasan perihal model baru STNK masih dilakukan di kalangan internal.

You can share this post!

Related Posts
Loading...