Putra sulung Presiden Joko Widodo ini sebelumnya cenderung menarik diri dari hingar-bingar dunia politik Tanah Air. Namun belakangan Gibran justru bersikeras mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Solo.
- Elvariza Opita
- Jumat, 01 November 2019 - 20:02 WIB
WowKeren - Putra sulung Presiden Joko Widodo tampaknya benar-benar serius ingin menjadi orang nomor satu di Solo. Pasalnya walaupun pihak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Solo sudah "menutup pintu" untuk Gibran, rupanya sang putra presiden tetap menunjukkan kegigihannya.
Sebagai pengingat, Gibran sudah sempat "melobi" Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Gibran pun diketahui berpotensi mendapat rekomendasi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk mencalonkan diri di Pemilihan Wali Kota Solo.
Yang terbaru, sejumlah partai politik pun mengaku siap mengusung Gibran di ajang tersebut. Salah satunya Gerindra yang bahkan sudah mengusulkan satu nama sebagai bakal calon Wakil Walkot.
Lantas apa alasan Gibran mendadak berubah haluan, dari anti politik menjadi bersikeras terjun ke dunia tersebut? Gibran pun tak segan berbagi alasannya kepada publik. Dilansir dari Kompas, berikut rupanya alasan Gibran bersikeras mencalonkan diri.
"Beberapa tahun terakhir ini saya mulai bertemu banyak orang," ujar Gibran ketika ditemui di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11). "Saya beranggapan bahwa kalau begini-begini terus, orang yang bisa saya bantu itu cuma ya begini-begini saja."
"Misal saya punya CSR. Saya punya les Inggris gratis muridnya sudah ribuan," imbuhnya. "Kalau saya cuma jadi pengusaha, yang bisa saya bantu cuma ribuan saja. Kalau saya bisa masuk politik, yang bisa saya bantu ya kalau di Solo 600 ribu orang melalui kebijakan saya."
Keseriusan Gibran untuk masuk ke dunia politik praktis pun semakin diperlihatkan dengan keputusan yang cukup ekstrem. Yakni Gibran yang mengaku siap menyerahkan bisnis-bisnisnya kepada sang adik, Kaesang Pangarep.
Di sisi lain, pencalonan Gibran di Pilwalkot Solo 2020 masih belum mendapat kejelasan. Sebab pihak DPC PDIP Solo telah mencalonkan pasangan Purnomo-Teguh di kontes politik tersebut.
Namun belakangan partai-partai lain "ikut campur" dan mencoba menggalang kekuatan koalisi untuk mengusung Gibran di Pilwalkot Solo. Salah satunya Gerindra yang bahkan telah mengusulkan sosok Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara sebagai calon wakil wali kotanya. Paundra sendiri merupakan cucu dari Presiden ke-1 RI Ir Soekarno.
"Keduanya sama-sama masih muda. Mas Paundra seorang seniman-budayawan, sedangkan Mas Gibran pengusaha sukses," kata Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, Selasa (29/10). "Saya kira keduanya bisa membawa Solo lebih maju tanpa meninggalkan budaya."
(wk/elva)