Daging Ikan Patin Sering Hancur Saat Dimasak Bikin Frustasi? Ikuti Aja 7 Tips Berikut!
Kuliner

Ikan patin adalah salah satu ikan air tawar yang mempunyai daging dan lemak yang tebal. Oleh karena jika tak diolah dengan benar, daging ikan patin akan sering hancur ketika di masak.

WowKeren - Ikan patin memang sangat cocok diolah menjadi ikan bakar, sup, ataupun dimasak di dalam bambu. Ikan ini menjadi salah satu menu ikan air tawar favorit banyak orang. Daging patin dapat membantu mencegah terjadinya penyakit yang berhubungan dengan sistem kardiovaskular. Dalam daging patin terdapat lemak tak jenuh yang sangat berguna untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut.

Kandungan lemak tak jenuh tersebut bisa mencapai 50% dari total keseluruhan nilai gizi yang terkandung di dalam ikan patin. Sehingga banyak orang suka memakan daging ikan patin dan menjadikanya sebagai menu makanan yang menyehatkan.


Ikan patin adalah salah satu ikan air tawar yang mempunyai daging dan lemak yang tebal. Oleh karena jika tak diolah dengan benar, daging ikan patin akan sering hancur ketika di masak. Nah berikut tim WowKeren rangkum tips agar ikan patin tidak hancur ketika di masak. Yuk disimak!

1. Balut Ikan Dengan Tepung Sebelum Di Goreng


Balut Ikan Dengan Tepung Sebelum Di Goreng

Salah satu penyebab daging hancur saat digoreng adalah karena lengket di penggorengan. Nah agar ikan tidak lengket, setelah ikan dibumbui dan siap digoreng, balutkan tepung kering ke tubuh ikan. Ini bisa membuat ikan tidak mudah lengket.

Membalut tubuh ikan dengan tepung juga akan membuat ikan goreng kering tahan lama. Ini juga membuat ikan bagian luar lebih kriuk dan enak. Kalian juga akan mendapatkan daging ikan yang padat dan tak mudah hancur karena tepung tersebut.

2. Selalu Pilih Ikan Patin Yang Segar Agar Tak Mudah Hancur


Selalu Pilih Ikan Patin Yang Segar Agar Tak Mudah Hancur

Usahakan untuk hanya pilih ikan patin yang segar. Jika kalian menemukan ikan patin yang tampak dagingnya tidak padat, berair atau mudah hancur saat mentah, lebih baik jangan dibeli. Ikan patin yang segar, dagingnya tidak akan mudah hancur saat diolah.

Selain itu, ikan patin yang tidak segar dan telah disimpan berhari-hari juga tidak tentu aman dikonsumsi. Ikan yang sudah disimpan berhari-hari, berkemungkinan besar telah terkontaminasi bakteri atau parasit yang dapat mengganggu kesehatan.

3. Jangan Dibolak-balik Saat Menggoreng Ikan Patin Karena Bikin Hancur


Jangan Dibolak-balik Saat Menggoreng Ikan Patin Karena Bikin Hancur

Cukup balik sekali ketika menggoreng ikan patin karena seperti ikan lele, patin akan mudah lengket di penggorengan dan hanya akan hancur jika tidak digoreng hingga permukaannya kering. Gunakan api sedang, api besar akan membuat kematangan ikan patin tidak merata.

Selain itu, pastikan untuk menggunakan wajan yang bersih dan minyak baru. Wajan yang bersih akan meminimalisir ikan lengket di wajan. Berbeda dengan wajan yang sudah digunakan sebelumnya dan masih ada sisa makanan yang menempel, ini bisa membuat ikan lengket.

4. Jangan Potong Ikan Patin Terlalu Kecil Karena Rentan Hancur


Jangan Potong Ikan Patin Terlalu Kecil Karena Rentan Hancur

Baik untuk digoreng atau dimasak kuah, jangan potong ikan patin terlalu kecil. Saat memasaknya, jika tak ingin dimasak utuh, jangan memotongnya terlalu kecil. Ikan akan mudah rapuh dan hancur jika dimasak karena potongannya terlalu kecil.

Untuk itu, potong dengan ukuran yang besar. Idealnya, ikan maksimal dibagi menjadi 3 bagian. Selain itu dengan ukuran ideal tersebut, kalian jadi bisa merasakan cita rasa alami dari ikan patin. Bumbu yang dibalurkan juga akan terserap sempurna loh.

5. Jangan Dimasak Terlalu Lama Karena Ikan Patin Mudah Matang


Jangan Dimasak Terlalu Lama Karena Ikan Patin Mudah Matang

Ikan patin termasuk ke dalam ikan yang mudah matang. Dengan begitu, kita perlu memperhatikan waktu memasak ikan patin. Jika ikan patin sudah terlihat mulai cokelat saat digoreng, langsung saja angkat dan tiriskan.

Terlalu lama, bisa-bisa ikan patin malah hancur. Jadi akan lebih baik jika tidak memasaknya terlalu lama. Bahkan jika dipotong dengan potongan besar, ikan akan mudah hancur.

6. Selalu Gunakan Api Sedang Saat Memasak Ikan Patin


Selalu Gunakan Api Sedang Saat Memasak Ikan Patin

Api yang digunakan untuk menggoreng ikan sebaiknya memiliki suhu sedang. Dalam artian, tidak terlalu panas dan tidak terlalu hangat. Minyak dengan api yang terlalu panas bisa membuat ikan mudah gosong. Sedangkan minyak dengan api kecil, ini membuat ikan tidak cepat matang serta kering.

Selain itu, saat memasukkan ikan ke dalam wajan, pastikan bahwa minyak telah panas. Memasukkan ikan di wajan dengan minyak yang masih dingin atau hangat sangat memungkinkan ikan jadi lengket hingga hancur. Minyak yang belum panas juga akan membuat ikan menyerap minyak terlalu banyak saat matang nanti.

7. Masukan Terakhir Ikan Patin Saat Memasak


Masukan Terakhir Ikan Patin Saat Memasak

Selain digoreng, ikan patin juga enak disajikan dalam sajian berkuah. Biasanya, ikan dimasukkan di awal proses masak untuk mematangkan ikan. Tapi tidak dengan ikan patin. Ikan patin harus dimasukkan terakhir dan hanya dimasak sebentar sampai bumbu meresap agar tidak hancur.

Hal ini menghindari ikan patin yang terlalu matang. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa ikan patin yang terlalu lama di masak akan lebih mudah hancur karena lemaknya sudah semakin matang.

You can share this post!

Related Posts