Respons Pasrah Rudy PDIP Solo Usai Gibran Daftar Cawalkot Lewat DPD Jateng
Nasional
Wacana Gibran Jadi Wali Kota Solo

Gibran Rakabuming telah resmi mendaftarkan pencalonan dirinya sebagai Wali Kota Solo 2020-2025 lewat DPD PDIP Jateng. Langkahnya ini pun menuai sorotan banyak pihak, termasuk Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo.

WowKeren - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka sudah mantap melanjutkan tekadnya untuk mengarungi dunia politik praktis. Diketahui Gibran telah resmi mendaftar sebagai Calon Wali Kota Solo periode 2020-2025 di DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Langkah ini Gibran tempuh lantaran DPC PDIP Solo telah menolaknya. Pasalnya DPC telah menentukan pasangan calon yang akan diusung di Pemilihan Walkot Solo, yakni Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.


Menanggapi langkah Gibran tersebut, FX Hadi Rudyatmo selaku Ketua DPC PDIP Solo pun angkat bicara. Menariknya, sang Wali Kota Solo hanya memberikan reaksi kalem.

Rudy hanya menegaskan bahwa tugasnya sebagai Ketua DPC telah selesai. "Pokoknya tugas saya sebagai Ketua DPC di (proses tahapan) Pilkada sudah selesai," katanya saat dijumpai di Balai Kota Solo, Kamis (12/12).

Tugas yang ia maksud adalah menjalankan Pasal 10 dalam Peraturan PDIP Nomor 24 Tahun 2017. Yakni DPC berhak melakukan penjaringan tertutup jika memperoleh suara minimal 25 persen dalam Pemilu terakhir.

Padahal di Pemilu 2019 lalu, PDIP Solo berhasil meraup hingga lebih dari 60 persen suara. Alhasil Rudy menilai apa yang menjadi tugas dan kewenangan DPC telah ia laksanakan.

"Proses penjaringan sudah selesai," jelas Rudy, seperti dilansir dari laman Detik News. "Dari anak ranting sampai PAC PDIP semua memilih Achmad Purnomo (dan) Teguh Prakosa."

Sehingga, lanjut Rudy, saat ini pihaknya hanya bisa menunggu hasil rekomendasi dari DPP PDIP terkait dengan calon yang akan diusung di Pilwalkot Solo. Namun Rudy mengaku tidak tahu-menahu soal kapan jadwal pasti rekomendasi itu akan turun.

"Kita tunggu rekomendasi DPP, gitu aja," tutur Rudy, seolah pasrah akan situasi yang ada. "Nggak tahu kapan (diumumkan), DPC kan kelasnya cuma RT."

Selebihnya, Rudy enggan menanggapi proses pendaftaran yang dilakukan DPD PDIP Jawa Tengah. Dia juga enggan berkomentar mengenai Gibran ataupun kader-kader PDIP yang ikut mendaftar dalam Pilwalkot Solo.

You can share this post!

Related Posts