FPI Klaim Temukan Kondom dan Miras di DWP, Namun Enggan Beberkan Caranya
Nasional

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengklaim bahwa pihaknya telah menemukan minuman keras dan kondom pada acara Djakarta Warehouse Project (DWP).

WowKeren - Front Pembela Islam (FPI) mengklaim telah menemukan minuman keras dam kondom pada acara Djakarta Warehouse Project (DWP). Adapun acara tersebut digelar pada 13-15 Desember di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Sekretaris Umum FPI Munarman. Munarman mengatakan bahwa bukti-bukti berupa barang haram tersebut sudah disampaikan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"FPI bersama para alim ulama sudah bertemu Gubernur DKI Selasa kemarin," kata Munarman dilansir CNN Indonesia, Kamis (19/12) "Dan sudah menyampaikan bukti bukti berbagai barang haram yang dijual di dalam area DWP."


Meski demikian, Munarman enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait bagaimana FPI bisa menemukan barang haram tersebut. Menurutnya, itu adalah strategi khusus pihaknya yang tidak harus diumumkan ke publik. "Ada (caranya), masak semua kita umumkan strategi dan taktik kita," ujar Munarman.

Munarman menyatakan bahwa FPI telah meneruskan penemuan tersebut ke gubernur. FPI juga meminta agar dinas pariwisata tidak memberikan izin pada kegiatan hura-hura atau yang sifatnya hedonis dan maksiat. Lebih jauh, ia menyarankan agar gubernur DKI menghentikan seluruh kegiatan wisata hiburan yang sifatnya hedonis dan mengubahnya menjadi wisata dengan konsep lainnya. Bisa jadi wisata budaya, religi, halal, ataupun wisata sejarah.

Ia menegaskan bahwa masih ada banyak wisata-wisata lainnya yang bisa meningkatkan keimanan seseorang. "Masih banyak kegiatan wisata yang bermanfaat untuk mengembangkan indeks manusia yang beriman dan bertaqwa," katanya.

Berdasarkan informasi yang sampai kepadanya, Munarman mengatakan bahwa tak sedikit oknum yang menyalahgunakan wewenang mereka. Oknum-oknum itu memberikan izin kegiatan dan izin hiburan malam berkedok pariwisata. "Jadi kita dukung gubernur untuk membersihkan oknum oknum tersebut agar tidak bisa lagi menyalahgunakan wewenangnya," lanjut Munarman.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait