Hujan Es Dan Puting Beliung Terjang Lombok Tengah, Puluhan Rumah Warga Rusak
Nasional

Kamis (19/12), Lombok Tengah diterjang angin puting beliung dan hujan es. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga di Dusun Embung Karung, Desa Motong Gamang, Lombok Tengah rusak parah.

WowKeren - Saat ini, Indonesia baru saja memasuki masa musim penghujan. Beberapa daerah pun sudah mulai diguyur hujan mulai dari intensitas kecil hingga besar. Tak hanya hujan, angin besar seperti puting beliung pun turut terjadi selama musim ini.

Pada hari Kamis (19/12) kemarin Lombok Tengah diterjang angin puting beliung dan hujan es. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga di Dusun Embung Karung, Desa Motong Gamang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) rusak.

Salah satu warga setempat yang menjadi korban, Suhaini (29) menyebutkan bahwa puting beliung menyebabkan atap rumahnya yang terbuat dari spandek terbang berhamburan. Selain itu, angin kencang tersebut membuat tembok rumahnya juga runtuh. “Kami sangat panik, kami keluar rumah sambil berteriak atap rumah kami diterbangkan,” tutur Suhaini yang dilansir Kompas pada Jumat (20/12).


Sebelumnya, menurut Suhaini, pernah terjadi hujan disertai angin kencang di daerah tersebut. Akan tetapi, kejadian sebelumnya tidak separah yang terjadi pada Kamis kemarin. “Tahun lalu juga angin, namun tidak separah ini yang sampai membuat kami roboh,” kata Suhaini kepada wartawan.

Korban lainnya, yakni Nurul Aini (30) juga mengatakan bahwa puting beliung dan hujan es membuat atap gentengnya pecah dan bolong. “Lihat sendiri bagaimana bekas hujan es, genteng saya bolong-bolong,” ujar Aini yang sedih karena melihat rumahnya runtuh usai diterjang angin dan hujan tersebut.

Usai kejadian tersebut, para warga pun membersihkan puing-puing reruntuhan rumahnya yang terkena puting beliung dan hujan es. Sementara itu, Kepala Desa Montong Gamang Amin Abdullah menyebutkan bahwa ada sebanyak 20 rumah rusak parah dan 10 rumah rusak ringan. “Akibat dari puting beliung dan hujan es kemarin, data kami sebanyak 20 rumah rusak berat dan 10 rusak ringan,” ujarnya.

Amrullah mengatakan jika angin puting beliung tidak hanya merusak rumah warga, namun juga membuat banyak pohon tumbang. Hingga saat ini, pemerintah desa setempat masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk meminta bantuan usia fenomena alam tersebut.

(wk/aros)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait