Teka-Teki Di Balik Kerangka Misterius Dalam Septic Tank Di Bantul Dan Sebuah Surat Wasiat
Nasional

Seseorang yang pernah tinggal di rumah itu diketahui meninggalkan sebuah surat wasiat sebelum akhirnya bunuh diri. Surat itu berisi keinginannya untuk 'menyusul' nenek dan istrinya.

WowKeren - Belum lama ini penemuan kerangka misterius di sebuah Septic Tank (tangki septik) milik salah satu warga di Bantul membuat geger warga setempat. Kerangka tersebut ditemukan pada hari Minggu (22/12) dan belum diketahui identitasnya hingga kini.

Meskipun begitu, warga mencurigai jika kerangka itu merupakan jasad seseorang yang pernah menghuni rumah tersebut. Septic tank di itu terletak di bagian belakang rumah seorang warga bernama Maluyo (62) dan ditumbuhi pohon bambu.

Menurut Ketua RT 07 Karangjati, Suparno (50), rumah itu dihuni oleh Maluyo, istri, dan putranya bernama Edi Susanto. Namun, Edi telah meninggal dunia sekitar 1,5 bulan lalu dengan cara bunuh diri.

Sementara itu, Edi diketahui meninggalkan sebuah surat wasiat sebelum bunuh diri. Suparno mengatakan bahwa surat itu berisi keinginan Edi untuk 'menyusul' nenek dan istrinya yang berinisial AS. “Wasiat isinya intinya pokoknya ‘Pak, Mak, aku arep nyusul mboh tua (saya mau nyusul nenek) sama istri saya'. Nah itu kan jadi kecurigaan (kata-kata) nyusul istri saya itu,” kata Suparno yang dilansir Kumparan pada Senin (23/12).


Warga diketahui curiga lantaran Edi selama ini mengaku sudah bercerai dengan AS sejak tahun 2009. Kecurigaan tersebut bertambah lantaran AS pernah dicari-cari oleh ibunya. Padahal, warga setempat mengira jika AS sudah berada di rumah ibunya yang di Kota Yogyakarta.

"Warga enggak tahu (AS hilang). Tahunya ya di tempat orang tuanya," tutur Suparno. “Ibunya sempat mencari AS. Enggak ada yang hilang warga saya, cuma itu (AS), tapi tahunya (dari Edi) cerai saja. Itu sekitar 3 tahun di situ. Sudah lama enggak pernah kelihatan. Edi bilangnya cerai,” lanjut Suparno.

Akan tetapi, Suparno mengatakan jika Edi terlihat linglung setelah mengaku bercerai dengan AS. “Mas Edi setelah cerai memang kaya depresi gitu. Mungkin ada pikiran yang terlalu berat. Edi tidak (punya) pekerjaan tetap, kadang (kerja jadi kuli) bangunan, kadang cuma di rumah. Pernah kerja di pabrik,” ujar Suparno.

Suparno pun berharap jika polisi bisa mengungkap siapa kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank itu. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya, mengatakan jika kerangka tersebut diautopsi di RS Bhayangkara Yogyakarta hari ini. "Untuk autopsi akan dilakukan besok pagi (hari ini)," kata Riko.

(wk/aros)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait