Heboh Lubang Raksasa Misterius di Sulsel, Diameter Kian Melebar Hingga 20 M
Nasional

Seorang warga mengatakan bahwa terdengar suara gemuruh dan juga muncul kepulan asap di area persawahan, lalu ternyata setelah dilihat sudah muncul lubang misterius.

WowKeren - Warga Desa Lebbo Tengae, Maros, Sulsel, digegerkan dengan kemunculan lubang raksasa di area persawahan. Salah seorang warga, Mappiare, menuturkan bahwa ia melihat asap membubung dari area sawah. Beberapa menit kemudian, suara gemuruh terdengar.

Mappiare yang penasaran pun mendekat. Kala itu, lubang tersebut mirip seperti sumur dengan diameter yang cukup kecil.

"Awalnya saya lihat itu ada asap kayak terbakar. Terus ada suara seperti guntur dan buldoser. Lalu saya mendekat dan melihatnya, ternyata sudah berlubang dalam," kata Mappiare di lokasi, Senin (23/12). "Tapi lebarnya masih kayak sumur biasa."

Namun, siapa sangka jika lubang tersebut kian membesar. Diameternya kini diperkirakan melebar hingga 20 meter. Lubang kian membesar karena pinggiran lubang terus mengikis tanah yang ada di sekelilingnya. Kepala Desa Lebbo Tengae Suryanto Indra menuturkan bahwa kemungkinan lubang tersebut akan terus membesar.


"Kemarin itu hanya seperti sumur biasa, terus melebar dan sekarang sudah ada 20 meteran," kata Suryanto, Selasa (24/12). "Kemungkinan bisa bertambah karena tanahnya masih longsor."

Ia menuturkan bahwa kejadian itu sudah dilaporkan ke ahli geologi Universitas Hasanuddin. Hingga kini, kemunculan lubang raksasa tersebut masih belum diketahui penyebabnya. "Kita sudah melaporkan sejak kemarin dan kita masih tunggu tim geologi dari Unhas untuk memastikan penyebabnya," lanjut Suryanto.

Warga pun banyak yang berdatangan karena penasaran. Polisi telah memasang garis pembatas yang sudah diperlebar dari area sebelumnya. Selain itu untuk alasan keamanan, warga diimbau untuk tidak mendekat dalam radius 300 meter.

"Karena banyak warga yang terus berdatangan, makanya kami antisipasi dengan memperluas Police Line," kata Bhabinkamtibmas Polsek Camba, Bripka Eko Dodi dilansir Detik, Selasa (24/12). "Kami juga larang warga mendekat radius 300 meter karena sangat berbahaya."

Hal serupa juga disampaikan oleh Kapolsek Camba, AKP Haedar Muis. "Tadi sudah dikasih garis polisi karena ditakutkan ada warga yang mendekat dan terjatuh. Itu tanahnya tidak berhenti amblas," katanya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait