Medina Zein Ngotot Sakit Bipolar Turunan, Bantahan Ibu Picu Dugaan Bohong?
Instagram/medinazein
Selebriti

Medina Zein sempat menyebut kalau ia menderita bipolar genetik sejak 2016 dan turunan dari ibunda. Namun sang ibu malah mengungkap tak pernah sakit bipolar dan hanya menderita hipotiroid.

WowKeren - Medina Zein sempat mengungkap kalau ia sudah lama sakit bipolar. Karena itu ia memakai obat-obatan berdasarkan anjuran dokter.

Medina menyebut kalau ia menderita bipolar sejak 2016. Ia mengungkap kalau bipolar itu didapat secara genetik dari ibunya.

"Saya mengidap bipolar dari 2016, tapi memang genetik. Jadi sebelumnya ibu saya juga terkena bipolar," kata Medina Zein saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (3/1). "Narkoba golongan apa gitu, saya enggak paham, enggak berani nyebutin, nanti boleh tanya kepada dokter yang bersangkutan. Tapi itu memang obat saya, obat penenang saya."

"Saya terima kasih untuk keluarga Polda Metro Jaya, khususnya Dir Narkoba Pak Heriman, Pak Yusri, dan Pak Jose dan tim yang di sini yang membantu saya menyadarkan diri bahwa narkoba itu bukan sesuatu hal yang bagus untuk bekerja atau untuk penyembuhan," katanya.

Namun ibunda Medina, Tien, malah mengungkap hal berbeda. Tien menyangkal jika ia menderita bipolar seperti yang dialami oleh Medina.


Tien mengakui kalau ia memang sakit. Namun bukan bipolar, mertua Lukman Azhari itu menderita penyakit hipotiroid, yakni kekurangan hormon akibat kelenjar tiroid tidak dapat memproduksi dalam jumlah yang cukup.

"Nggak ada turunan bipolar," tegas Tien. "Saya hanya pernah sakit hipotiroid katanya kurang hormon tiroksin. Saya dilarang minum obat levotiroksin karena efek sampingnya bisa sebabkan keropos tulang."

Jawaban Tien ini tak urung membuat netter bertanya-tanya dan curiga dengan pernyataan Medina. "Haha akhirnya ketahuan bohong nya," sentil akun Mang Dhani. "Anggep aja omongan orang bipolar. Ngga bisa dipercaya," seru unicorn_angel.

Sebelumnya, Tien sudah mengungkap kalau Medina mulai mengonsumsi obat-obatan sejak 4 bulan lalu. Menurut Tien, putrinya itu kelelahan bekerja dan tampak sensitif.

"Medina terlalu capek bekerja tidak bisa mengatur waktu, sehingga emosinya gampang sensitif. Medina kurang istirahat kadang gemetaran, dia sempat izin ke saya untuk konsumsi obat tentunya atas izin dokter. Dia ngomong gampang sedih dan gampang marah. Dia bilang mau periksa ke dokter," seru Tien.

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait