AS-Iran Memanas, Tiongkok dan Rusia Dikabarkan Siap 'Bergabung'
Dunia

Pembunuhan terhadap Komandan Pasukan Elit Quds Iran, Mayjen Qassem Soleimani, atas perintah Presiden AS Donald Trump membuat hubungan kedua negara memburuk, bahkan disebut berpotensi menyebabkan PD III.

WowKeren - Amerika Serikat dan Iran tengah menarik perhatian dunia. Pasalnya tensi kedua negara itu sedang memanas usai Presiden AS Donald Trump mengaku telah memerintahkan pembunuhan atas Komandan Pasukan Elit Quds Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

Tensi yang memanas di antara kedua negara itu pun membuat masyarakat dunia khawatir lantaran diduga dapat memicu Perang Dunia III. Kekhawatiran ini semakin memuncak usai Iran dengan tegas menyatakan siap membalas dendam kepada AS.

Walau sudah agak mereda, namun bahasan soal Perang Dunia ke-III masih terus meramaikan media. Termasuk bahasan soal sekutu yang mungkin akan menemani Iran melawan AS.

Adalah negara Rusia dan Tiongkok yang disebut-sebut siap membantu Iran. Lantas mungkinkah itu terjadi? Deretan fakta kedekatan Iran dan dua negara tersebut pun sontak menjadi bahasan panas.


Pertama, pada Desember 2019 lalu, Angkatan Laut Iran, Tiongkok, dan Rusia menggelar latihan bersama di Teluk Oman. Perairan di sekitar Iran memang menjadi fokus ketegangan internasional.

"Pesan dari latihan ini adalah perdamaian, persahabatan, dan keamanan abadi melalui kerja sama dan persatuan," ujar Laksamana Armada Iran, Gholamreza Tahani, dikutip dari Reuters, Sabtu (4/1). "Dan hasilnya akan menunjukkan bahwa Iran tidak dapat diisolasi."

Iran dan Rusia pun bekerja sama dalam membangun pembangkit listrik tenaga nuklir. Tahap rekonstruksi baru untuk reaktor kedua ini digelar pada November 2019 lalu.

"Dalam visi jangka panjang hingga 2027-2028, ketika proyek-proyek ini selesai, kita akan memiliki tiga ribu megawatt listrik yang dihasilkan oleh pembangkit nuklir," jelas Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Ali Akbar Salehi. Sebagai informasi, saat ini, Republik Islam memang tengah berusaha mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan gas untuk kebutuhan energi mereka.

Di sisi lain, Iran juga diketahui menjalin hubungan baik dengan Tiongkok, apalagi semenjak negeri tirai bambu itu mengalami perang dagang dengan AS. Kedua negara itu pun semakin akrab usai AS terang-terangan mengklaim mereka sebagai "target".

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait