Kemendikbud Sebut 'Kerajaan' Baru yang Marak Muncul Bukan Hal Aneh
Nasional
Fenomena Kerajaan Fiktif

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid menilai bahwa kemunculan kerajaan fiktif tersebut merupakan bentuk ekspresi masyarakat.

WowKeren - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ikut menanggapi maraknya kemunculan kerajaan yang cukup menggegerkan publik Indonesia. Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menilai bahwa sejatinya tidak ada yang aneh pada kemunculan kerajaan-kerajaan baru tersebut.

Hilmar menyatakan bahwa fenomena itu sudah terjadi sejak dulu sekitar tahun 1970-an. "Menurut saya tidak ada yang aneh. Dari waktu ke waktu terus bermunculan. Kalau kita lihat, sejak 1970-an, kerajaan seperti itu bermunculan," ujar Hilmar di Jakarta, Minggu (19/1).


Menurutnya, kemunculan kerajaan baru merupakan bentuk ekspresi dari masyarakat. Para pelakunya dikatakan Hilmar adalah mereka yang cenderung mengidentifikasikan diri mereka dengan kejayaan masa lalu. "Tidak ada yang aneh. Cara mengekspresikan bermacam-macam," lanjutnya.

Sehingga hal-hal semacam itu tidak perlu dipermasalahkan. Yang menjadi masalah adalah ketika kelompok-kelompok itu mulai mengumpulkan massa dan menggalang dana bahkan sampai membentuk pasukan. Jika sudah seperti ini, maka hal itu sudah masuk ke dalam ranah kepolisian untuk menindak.

Seperti diketahui, belum lama ini publik tanah air dikejutkan dengan kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Polisi pun sudah mengamankan dua orang yang mengaku sebagai raja dan ratu dari kerajaan tersebut. Polisi mencium adanya unsur penipuan dalam praktik mereka.

Tak lama setelah itu, heboh lagi muncul Keraton Djipang di Blora. Lalu ada lagi Sunda Empire yang mengklaim beranggotakan puluhan negara.

Sunda Empire ini diduga berada di Bandung, Jawa Barat. Kehebohan mengenai kerajaan Sunda Empire ini pertama terbongkar dari salah satu unggahan warga di Facebook yang tersebar di media sosial. Ada juga akun YouTube bernama Alliance Press International mengunggah sebuah video berupa wawancara dengan salah satu petinggi di kelompok itu.

Ia menyebutkan bahwa Sunda Empire merupakan kekaisaran matahari yang memiliki enam wilayah. Salah satunya adalah Sunda Atlantik dimana Bandung sebagai tera cop diplomatik dunia. Kurang lebih, wilayah Sunda Nusantara meliputi 54 negara.

You can share this post!

Related Posts