Ganjar Pranowo Buka Suara Soal Munculnya 'Keraton Djipang' di Blora
Nasional
Fenomena Kerajaan Fiktif

Kerajaan Djipang di Blora, Kecamatan Cepu, Jawa Tengah baru-baru ini jadi sorotan. Bahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun turut menyoroti dan angkat bicara soal kemunculan kerajaan ini.

WowKeren - Beberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Bahkan kerajaan ini semakin disorot usai Polda Jateng menilai ada penipuan terselubung dalam praktik kerajaan tersebut.

Usai kasus Keraton Agung Sejagat, muncul lagi sebuah kerajaan bernama Keraton Djipang yang berdiri di Kabupaten Blora, tepatnya di Kecamatan Cepu yang baru-baru ini diperbincangkan. Munculnya keraton yang satu ini ternyata mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Menurut Ganjar, adanya kerajaan di Blora tersebut berbeda dengan Keraton Agung Sejagat. "Itu beda dengan yang di Purworejo (Keraton Agung Sejagat)," ujar Ganjar, Kamis (16/1). "Kalau di Purworejo itu kan ngeri, kalau ndak dukung disumpahin tidak selamat, dikutuk dan sebagainya. Kalau yang di Blora ini tidak ada ancaman seperti itu."

'Keraton Djipang', kata Ganjar, tidak menggegerkan dan sudah ada sejak 2014 dengan pimpinan seorang bernama PRA Barik Barliyan Surowiyoto. Sedangkan Keraton Agung Sejagat banyak kejanggalan bahkan terungkap sebagai modus penipuan.

"Selama ini relatif tidak ada geger genjik (keributan) di sana. Maka nanti biar dicek oleh Kesbangpolinmas kami," paparnya. "Beda penanganannya, biar nanti didalami Kesbang."

Ganjar juga mengimbau agar tak ada lagi yang sembarangan mendirikan kerjaan atau keraton. Apabila memang ingin mendirikan maka harus melapor ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Barang siapa mau mendirikan kerajaan atau ada kerajaan masa lalu, lapor ke kami," pungkasnya. "Tolong kami diajak bicara agar kami mengerti dan tidak menimbulkan kegaduhan."

Sebelumnya diketahui, Raja Keraton Djipang, PRA Barik Barliyan Surowiyoto menegaskan jika kerajaannya tetap berdiri lantaran merupakan aset sejarah dan budaya. "Ini kembali muncul di permukaan karena sebagai upaya kami untuk tetap melestarikan sejarah dan budaya yang ada," terang Barik. "Saya memang ada keturunan dari Adipati Jipang, Arya Penangsang."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts