Curhatan Lawas Meghan Markle Soal Larangan Menikah dengan Pangeran Harry Kembali Beredar
Selebriti

Belum lama ini, curhatan Meghan soal reaksi teman-temannya ketika ia mengatakan sedang berkencan dengan Pangeran Harry kembali menjadi bahasan hangat. Seperti apa?

WowKeren - Pasangan Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle, kini memang menjadi sorotan berbagai media usai keduanya dengan tegas memutuskan untuk hengkang dari Kerajaan Inggris dan memilih hidup tanpa gelar kebangsawanan layaknya warga biasa.

Diketahui, salah satu alasan utama Meghan dan Harry memutuskan untuk mundur adalah akibat tekanan dari media Inggris yang selalu memojokkan sang Duchess of Sussex dan menjadikannya bulan-bulanan. Pangeran Harry sendiri pernah secara terbuka mengaku tak ingin sang istri bernasib seperti ibunya, Putri Diana, yang selalu disorot media hingga akhir hidupnya.


Usut punya usut, rupanya apa yang menimpa Meghan Maekle ini sudah diprediksi oleh sejumlah orang, yang tak lain adalah rekan-rekannya sendiri. Belum lama ini, curhatan Meghan soal reaksi teman-temannya ketika ia mengatakan sedang berkencan dengan Pangeran Harry kembali menjadi bahasan hangat.

Dalam keterangannya, Meghan mengaku bahwa kala itu teman-temannya memberikan respons yang beragam. Mayoritas mengaku turut senang lantaran Meghan bertemu dengan pria yang tepat. Namun sejumlah rekannya yang berkebangsaan Inggris justru dengan tegas menentang hubungan Meghan dan Harry.

Bukan tanpa alasan, pasalnya mereka memperingatkan Meghan tentang betapa bahayanya media Inggris jika ia menikahi seorang Pangeran. Bahkan mereka mengklaim kalau tabloid Inggris bisa-bisa akan menghancurkan hidupnya.

"Ketika pertama aku bertemu dengan suamiku, teman-temanku turut bahagia melihat diriku bahagia, tetapi teman-teman Inggrisku mengatakan kepadaku, 'Aku yakin dia baik untukmu tapi kamu tidak harus menikah dengannya karena tabloid Inggris akan menghancurkan hidupmu'," terang Meghan.

Meghan yang kala itu terlalu naif pun tak menganggap nasihat rekan-rekannya sebagai sesuatu yang serius dan mengabaikan mereka. "Aku sangat naif – Aku orang Amerika. Kami tidak memiliki hal-hal seperti itu di sana – lalu aku mengatakan, 'Apa yang kamu bicarakan? Hal itu tidak masuk akal. Aku tidak ada di tabloid manapun' Aku tidak mengerti saat itu. Jadi ini semua sangat rumit," lanjutnya.

Kini, Meghan dengan jelas berada di ambang batasnya sehingga ia dan Harry sepakat untuk mundur. Dengan begini, Meghan tak akan lagi menjadi bulan-bulanan tabloid Inggris, yang seringkali menerbitkan berita-berita negatif tentangnya.

Di sisi lain, mundurnya Harry dan Meghan sendiri sudah diumumkan secara resmi oleh Ratu Elizabeth II. Dalam pengumuman yang dibagikan pada Sabtu (18/1) tersebut, sang Ratu mengklaim bahwa ia merestui keputusan Harry dan Meghan yang ingin melanjutkan hidup mereka secara mandiri dan lepas dari Kerajaan. Namun sebagai konsekuensinya, Harry dan Meghan harus melepas gelar HRH (His/Her Royal Highness) alias Yang Mulia.

Bukan cuma itu saja, dalam pengumuman ini Harry dan Meghan juga dipastikan akan mundur dari tugas-tugas kerajaan sepenuhnya, termasuk yang berkaitan dengan kegiatan kemiliteran. Pendanaan dari uang publik untuk keduanya pun dihentikan, yang berarti mereka tak lagi mendapatkan Sovereign Grant alias tunjangan dari pajak rakyat Inggris sepeser pun.

You can share this post!

Related Posts