Heboh Jakarta Sudah Terinfeksi Virus Corona Tiongkok, Ternyata Ini Faktanya
Nasional
Wabah Virus Corona

Seorang TKA asal Tiongkok di Gedung BRI II, Jakarta dilaporkan mengalami gejala seperti pasien terinfeksi virus Corona. Namun hasil investigasi memberikan hasil berbeda.

WowKeren - Indonesia dibuat waswas dengan persebaran virus corona yang membuat pasiennya mengalami gejala seperti pneumonia. Virus itu sendiri berasal dari Wuhan, Tiongkok dan menjadi momok tersendiri karena persebarannya cukup pesat.

Menakutkannya, virus itu disebut-sebut sudah mulai menyebar ke Indonesia. Adalah pekerja Huawei yang juga warga negara Tiongkok, yang kini bekerja di Gedung BRI 2, Benhil, Jakarta Pusat, yang disebut terjangkit nCov.


Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Bank BRI, Hari Purnomo pun angkat bicara. Hari menyebut telah berkoordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi terhadap kejadian itu.

Dari hasil investigasi pun terungkap bahwa tenaga kerja asing yang dimaksud bukan terinfeksi virus Corona. Rupanya pekerja tersebut terserang radang tenggorokan.

"Pekerja Huawei tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan dari hasil diagnosa rumah sakit, dinyatakan bahwa pekerja tersebut terserang radang tenggorokan," ujar Hari dalam pernyataan resminya, di Jakarta, Kamis (23/1).

Menurutnya Bank BRI selalu mengedepankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Perkantoran bagi para pekerja BRI. Termasuk diantaranya membagikan masker untuk melindungi para pegawainya.

"Saat ini BRI telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi para pekerja BRI dengan memberikan masker bagi seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI," terang Hari, dilansir dari CNBC Indonesia.

Kejadian ini pun dibenarkan oleh perwakilan PT Huawei Tech Investment. Dalam keterangan tertulisnya, Huawei menyatakan bahwa karyawannya asal Tiongkok lah yang mengalami gejala tersebut.

"Seorang karyawan dari Cina yang mengunjungi kantor kami di Jakarta mengalami demam. Kami dengan tanggap telah mengantarkan karyawan tersebut segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit," ungkap Huawei.

Di sisi lain, Huawei pun ikut bertanggung jawab atas potensi infeksi virus tersebut. Mereka pun membagikan masker di lingkungan Gedung BRI II.

"Mengenai pembagian masker di kantor kami, langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur serta bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan di lingkungan kerja kami," pungkas Huawei.

You can share this post!

Related Posts