Kuliner Ekstrem dari Pasar Wuhan yang Diduga Sumber Virus Corona: Merak Sampai Koala
Dunia
Pandemi Virus Corona

Berbagai laporan menyebutkan bahwa virus Corona yang mulai merebak di beberapa negara ini berasal dari hewan yang dijual di Pasar Seafood Huanan yang terletak di Kota Wuhan, Tiongkok.

WowKeren - Belakangan ini, virus baru bernama Corona mulai merebak ke beberapa negara, seperti Korea Selatan, Amerika Serikat, hingga Jepang. Wabah virus Corona ini dianggap bersumber dari Kota Wuhan, Tiongkok, yang kini telah ditutup aksesnya oleh pemerintah.

Berbagai laporan menyebutkan bahwa virus Corona ini berasal dari hewan yang dijual di Pasar Seafood Huanan yang terletak di Wuhan. Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok, Gao Fu, juga menilai virus Corona berasal dari pasar tersebut. Pasalnya, pasar ini tak hanya menjual hasil laut saja, namun juga menyediakan berbagai hewan liar untuk dijual.

"Asal virus Corona yang baru ini adalah satwa liar yang dijual secara ilegal di Pasar Seafood Wuhan," ujar Gao Fu dilansir Reuters pada Jumat (25/1). Pasar tersebut pun kini telah ditutup sejak akhir Desember 2019 usai mewabahnya virus Corona.

Salah seorang pemilik toko mengunggah daftar menu di Pasar Seafood Huanan ke aplikasi review dan rating yang paling populer di Tiongkok, Dazhong Dianping. Foto tersebut kemudian dibagikan oleh akun @muyixiao ke Twitter pada 21 Januari 2020.

Daftar menu tersebut menunjukkan sekitar 100 jenis hewan yang tersedia di Pasar Seafood Huanan. Hewan-hewan tersebut ada yang dijual dalam kondisi hidup, namun tersedia pula jasa pemotongan hewan dan pengiriman. Beberapa di antaranya adalah koala hidup, salamander raksasa Tiongkok, unta, burung merak, burung unta, hingga anak serigala.


Photo-INFO

Twitter/@muyixiao

Sementara itu, Pasar Seafood Huanan sendiri memang kebanyakan menjual kepiting, udang, dan aneka ikan. Namun, terdapat banyak hewan yang tak lazim dikonsumsi diperjualbelikan di sudut pasar.

Di sisi lain, kota Wuhan yang dihuni oleh 11 juta penduduk tersebut telah dikarantina oleh otoritas setempat. Akses menuju dan keluar dari kota itu dibatasi. Kota-kota terdekat pun diberi pengamanan berlebih demi melindungi diri dari potensi infeksi yang terjadi.

Supermarket dan pasar di Wuhan sudah hampir tak beroperasi. Warga memborong kebutuhan yang mereka butuhkan dan mengunci diri di rumah masing-masing.

Kebanyakan warga Wuhan menyayangkan pemerintah yang terkesan lamban dalam mengatasi situasi yang ada. Warga menilai mewabahnya infeksi itu tak lepas dari sikap pemerintah yang awalnya terkesan menggampangkan situasi.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts