Harga Masker N95 Meroket Tembus Rp 3 Juta Imbas Corona, Ahli Kesehatan Nilai Justru Tak Efektif
Nasional
Wabah Virus Corona

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), dr Achmad Yurianto menilai bahwa rasa tidak nyaman membuat pemakainya buka-tutup masker.

WowKeren - Merebaknya virus corona membuat permintaan akan masker meningkat. Salah satunya masker N95. Tak heran jika masker ini harganya semakin mahal mengingat stoknya yang juga kian terbatas.

Pada kondisi normal, masker ini dibanderol seharga Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per pcs. Namun sejak virus corona merajalela, harga masker ini menjadi Rp 3 juta per pcs.

Sejumlah apotek pun mengaku kehabisan stok masker ini lantaran permintaan yang terus membludak. Sedangkan di lain sisi, pengadaan berikutnya masih menunggu waktu lama. Bahkan di Pasar Pramuka yang merupakan salah satu sentra pembelian masker partai besar, pedagang juga mengaku kesulitan menambah stok.

Meski laris manis diserbu pembeli, namun apakah masker ini benar-benar efektif menghalau virus corona yang menular? Para ahli pernapasan menyebut masker N95 justru kurang efektif dalam situasi ini. Masker N85 memang memiliki kemampuan yang baik dalam menyaring partikel. Namun, masker ini dianggap kurang nyaman untuk dipakai.


Alhasil, mereka yang memaki masker ini harus bolak-balik membuka dan menutup karena rasa yang tidak nyaman itu. Jika sudah seperti ini, penggunaan masker justru akan menjadi tidak efektif.

"Akhirnya malah nggak efektif karena buka tutup," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), dr Achmad Yurianto dilansir Detik, Kamis (6/2). "Atau sengaja dipakai agak turun biar hidungnya tidak tertutup."

Sebaliknya, masker bedah justru dianggap lebih efektif untuk menangkal virus ini. Masker ini biasa dipakai oleh abang ojek online sehingga lebih dikenal dengan sebutan masker ojol. Selain itu, harganya juga murah meriah. Masker ini memiliki lapisan yang berfungsi untuk menangkap bercak dahak.

Hal senada juga disampaikan oleh SpP(K) dari RS Paru Persahabatan, Erlina Burhan. "Tidak perlu juga orang sehat pakai masker N95. Nggak kuat itu paling 2 jam sudah sesak," kata Erlina masih dilansir Detik.

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait