Petingginya Jadi Tersangka, Polisi Pastikan Sunda Empire Tak Ada Unsur Penipuan
Nasional
Fenomena Kerajaan Fiktif

Kerajaan fiktif Sunda Empire di Jawa Barat ditutup paksa oleh kepolisian usai para petingginya diciduk dengan pasal perbuatan onar. Polisi pun memastikan kerajaan itu tak terindikasi penipuan.

WowKeren - Fenomena kerajaan fiktif sempat membuat geger Indonesia memang mulai surut. Namun demikian, beberapa kerajaan abal-abal yang sempat mengguncang Indonesia itu kini harus berurusan dengan pihak berwajib.

Alasannya pun beragam. Salah satunya dugaan penipuan seperti yang menjerat Keraton Agung Sejagat di Purwokerto, Jawa Tengah dan King of The King di Tangerang, Banten.


Namun dugaan ini tak berlaku pada kerajaan fiktif Sunda Empire di Jawa Barat. Pasalnya penyidik Polda Jawa Barat memastikan tak ada unsur penipuan dalam kerajaan abal-abal tersebut.

Sebagai pengingat, saat ini petinggi Sunda Empire seperti Nasri Bank dan HRH Rangga pun diciduk pihak kepolisian dengan tuduhan perbuatan onar. Mereka dinilai sudah membuat keributan dengan membuat kerajaan fiktif yang mengklaim menguasai tanah di NKRI tersebut.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga. Menurut Saptono, pasal penipuan tak bisa diterapkan kepada petinggi Sunda Empire karena mereka tak memungut uang dari para pengikutnya. "Tidak ada penipuan," tegas Saptono, Jumat (7/2).

Menurut Saptono, para pengikut Sunda Empire bersedia bergabung karena tergiur dengan deposito yang diming-imingi para petingginya. Sebab mereka mengklaim memiliki deposito sampai USD 500 juta yang disebut-sebut berada di Bank Swiss.

"Para anggota Sunda Empire tergiur dengan apa yang disampaikan Nasri Bank yang mengaku mempunyai deposito," tuturnya, seperti dilansir dari CNN Indonesia. "Dan mereka berharap bisa mendapatkan dana tersebut."

Lebih lanjut, Nasri Bank dan kawan-kawan menjanjikan uang tersebut baru bisa dicairkan apabila bergabung dengan Sunda Empire. Dari situlah kemudian kegiatan kerajaan fiktif ini bermula.

Sebelumnya berbagai kontroversi sempat mengiringi kerajaan fiktif Sunda Empire. Apalagi usai para petingginya diciduk, formulir pendaftaran untuk ikut dalam kerajaan ini terungkap ke publik dan sukses menjadi bulan-bulanan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts