Ahok Siap Terbitkan Buku Kisahnya Dipenjara, PA 212: Bukti Rezim Jokowi Bela Penista Agama
Nasional

Lewat akun Instagram resminya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengumumkan rencana peluncuran buku barunya. Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin pun angkat bicara.

WowKeren - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok akan segera meluncurkan buku terbarunya. Karya anyarnya ini akan berjudul "Panggil Saya BTP".

Informasi terkait buku ini diunggah ke akun Instagram resmi Ahok. Berdasarkan keterangannya, buku ini merupakan tulisan Ahok selama ia dipenjara di Mako Brimob atas kasus penghinaan penistaan agama.


Menanggapi rencana peluncuran buku Ahok, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin pun buka suara. Novel menilai bahwa kisah Ahok selama dipenjara tidak layak untuk dibukukan.

Lebih lanjut, Novel menganggap peluncuran buku tersebut menandakan bahwa pemerintahan era Presiden Joko Widodo memberi ruang bagi penista agama. "Membuat buku kisah Ahok sama juga memberikan bukti pemerintah rezim Jokowi adalah jelas pembelaannya terhadap penista agama sampai di demo oleh umat Islam berjilid-jilid sampai 7 juta orang pada 2 Desember 2016," ujar Novel dilansir Suara.com pada Jumat (14/2).

Novel juga menyebut bahwa peluncuran buku ini berarti ada ruang untuk seorang penista agama di Indonesia. Ia juga menilai Ahok sebagai penista agama sama dengan penghina Pancasila.

"Jadi jelas dengan kisah Ahok yang ditulisnya sendiri ini memberikan bukti bahwa seorang penista agama mempunyai tempat di negara yang berpancasila ini," lanjut Novel. "Yang ada kelompok mengaku 'saya Indonesia saya pancasila', ternyata pendukung penista agama yang sama juga itu menjadi penghina Pancasila, namun dikondisikan di rezim ini sebagai pahlawan yang dipuji-puji dan diberikan jabatan."

Di sisi lain, rencana peluncuran buku Ahok ini rupanya mendapat tanggapan positif dari publik. Kolom komentar Ahok dipenuhi oleh warganet yang meminta agar harga buku tersebut tak terlalu mahal sehingga mereka juga bisa membacanya.

"Harganya jgn mahal2 pak. Saya orang biasa tapi bner2 pengen punya buku bapak ahok," tulis akun @av***am. "Jangan mahal2 ya pak biar banyak yang bisa beli dan punya buku bapak," tambah akun @an***31. "Mantap pak,, semoga menjadi inspirasi bagi yang lain," komentar akun @ro***__.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts