Survei Indo Barometer: Ahok Dinilai Lebih Sukses Atasi Banjir Jakarta Ketimbang Anies
Nasional

Peneliti tata kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menyebut bahwa Ahok bisa dinilai sukses mengatasi banjir karena melanjutkan program Jokowi semasa masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

WowKeren - Lembaga penelitian Indo Barometer baru saja merilis hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap para Gubernur DKI Jakarta. Hasilnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Gubernur DKI yang dinilai paling sukses menangani banjir dibandingkan Anies Baswedan maupun Joko Widodo.

Dalam survei tersebut, Ahok dinilai menjadi Gubernur paling berhasil mengatasi banjir Jakarta, disusul oleh Jokowi lalu Anies. "Gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Basuki Tjahaja Purnama sebesar 42 persen," tutur Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Century Park, Jakarta, pada Minggu (16/2).


Adapun 25 persen responden menilai Jokowi sukses mengatasi masalah banjir. Sedangkan 4,1 persen responden menilai Anies sukses mengatasi masalah banjir.

Peneliti tata kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menyebut bahwa Ahok sukses mengatasi banjir karena melanjutkan program Jokowi semasa masih menjabat sebagai Gubernur DKI. Nirwono menilai Ahok memiliki nilai plus lantaran sikapnya yang tegas dan mampu melakukan penataan di beberapa titik sungai Ciliwung.

"Dalam hal penanganan banjir sebenarnya saat Pak Jokowi (menjabat Gubernur DKI) sudah mulai melakukan penanganan banjir dengan baik, salah satu keberhasilannya atau revitalisasi Waduk Pluit dan Waduk Ria-Rio, serta sosialisasi dan rencana penataan bantaran kali dan relokasi warganya," jelas Nirwono dilansir detikcom pada Senin (17/2). "Kemudian dilanjutkan oleh Pak Ahok, dan harus diakui keberanian dan ketegasan Pak Ahok lah yang membuat penataan Kali Ciliwung di Kampung Pulo dapat terwujud setelah sekian Gubernur DKI tidak pernah berhasil menatanya, serta pembongkaran bangunan di atas saluran air juga banyak dilakukan, dan pembebasan lahan untuk pembangunan waduk-waduk baru juga dilakukan."

Sementara itu, Anies tidak meneruskan program 2 pendahulunya tersebut. Nirwono menyebut bahwa tak banyak yang dilakukan Anies untuk mengatasi banjir.

"Upaya yang telah dirintis Pak Jokowi dan kemudian dilanjutkan Pak Ahok dengan lebih giat lagi dalam menangani banjir, sayangnya tidak dilanjutkan oleh Pak Anies," terang Nirwono. "Praktis dalam 2 tahun terakhir tidak banyak yang dilakukan."

Lebih lanjut, Nirwono menilai bahwa seharusnya ada sejumlah hal yang dilakukan Anies selama menjadi Gubernur 2 tahun terakhir ini. Banjir awal tahun 2020 kemarin pun disebutnya menjadi bukti Anies tak melakukan upaya serius dalam mengantisipasi genangan air.

"Seperti tidak ada kejelasan kelanjutan program normalisasi Kali Ciliwung, Pesanggrahan, Angke, dan Sunter yang sudah dimulai sejak era Fauzi Bowo yang direncanakan selesai 2022," pungkas Nirwono. "Banjir awal Januari dan Februari lalu membuktikan tidak ada upaya serius Pak Anies dalam mengantisipasi dan menangani banjir."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts