'No Time To Die' Gagal Premiere di Tiongkok Gara-Gara Virus Corona
Film

Virus corona yang menyebar dari Tiongkok membuat banyak studio memikirkan kembali rencana mereka untuk merilis film di negeri Tirai Bambu tesebut, termasuk 'No Time To Die'.

WowKeren - Wabah virus corona yang menyebar dari Tiongkok dan sejumlah negara lainnya berdampak besar pada banyak industri, tak terkecuali perfilman. Bahkan kini, laporan terbaru menyebut kalau seri "Bond" terbaru, "No Time To Die", memilih untuk membatalkan jadwal premiere di Tiongkok akibat virus tersebut.

Dilansir Deadline pada Senin (17/2), rangkaian tur promosi "No Time To Die" di Tiongkok dihentikan karena ketidakpastian soal virus ini. Seperti yang diketahui, sejak virus Corona menyebar, mayoritas industri di negeri Tirai Bambu tersebut ditutup, termasuk bioskop.


Hal ini akhirnya menyebabkan penurunan pendapatan di box office Tiongkok dan sampai sekarang tak ada yang tahu kapan tepatnya penyebaran virus ini dapat segera dikendalikan. Atas kejadian tersebut, banyak studio film yang memikirkan kembali rencana mereka untuk merilis film di Tiongkok.

Belum ada kepastian dari pihak MGM Entertainment soal perilisan "No Time To Die" di Tiongkok. Namun yang pasti, pihak studio akan melakukan pertaruhan besar jika misalnya mereka benar-benar nekat merilis film tersebut di bioskop-bioskop Tiongkok.

Terlepas dari hal tersebut, "No Time To Die" akan menjadi film terakhir Daniel Craig sebagai sang agen mata-mata setelah memerankan karakter tersebut selama empat kali. "Di masa depan, orang lain harus melakukannya (memerankan karakter James Bond)," tutur Daniel Craig.

Sementara itu, "No Time To Die" sendiri disebut-sebut merekam tiga adegan yang berbeda untuk ending demi mencegah kebocoran cerita, bahkan untuk pemainnya sekalipun.

Berdasarkan sinopsis yang dibagikan, dalam "No Time To Die" James Bond dikisahkan telah meninggalkan dunia mata-mata dan menikmati kehidupan yang tenang di Jamaika. Kedamaiannya berumur pendek ketika teman lamanya Felix Leiter dari CIA muncul meminta bantuan untuk menyelesaikan sebuah misi.

Misi untuk menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik ternyata jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan, hal ini kemudian membawa Bond ke jejak penjahat misterius yang dipersenjatai dengan teknologi baru yang berbahaya.

"No Time To Die" diarahkan oleh sutradara Cary Joji Fukunaga yang dikenal usai membesut film "Beasts of No Nation" pada tahun 2015 lalu. Rencananya, film ini siap rilis di UK pada 3 April 2020 dan 8 April 2020 di US.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts