#RingkusAlfianTanjung Jadi Trending Topic, Pengacara 'Membela'
Nasional

Tagar #RingkusAlfianTanjung menjadi trending topic Twitter Indonesia pada Senin (17/2) siang. Pengacara Alfian Tanjung, Abdullah Alkatiri pun meminta masyarakat untuk tak langsung menghakimi pernyataan terkait Indonesia dipimpin rezim komunis.

WowKeren - Sebuah video yang menampilkan seorang penceramah yang menyebutkan Indonesia dipimpin oleh rezim komunis sempat viral di media sosial. Video yang beredar tersebut sontak saja membuat warganet menjadi geram.

Adalah sosok Alfian Tanjung, penceramah yang ada dalam video tersebut. Ia sendiri sempat menjadi terdakwa ujaran kebencian pada 2018 silam.


Akibatnya, tagar #RingkusAlfianTanjung pun masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia pada Senin (17/2) siang.

Hal tersebut lantas membuat Abdullah Alkatiri yang merupakan pengacara Alfian Tanjung saat kasus penyebaran ujaran kebencian 2018 lalu buka suara. Ia menilai bahwa pernyataan Alfian dalam video itu bukan sembarangan.

Menurut Abdullah, Alfian adalah seorang pemerhati komunis yang sudah terbukti menulis beberapa buku tentang komunis. "Pak Alfian kan nggak nunjuk orang siapa-siapa, dan masalahnya dari dulu dia ini pemerhati masalah komunis," ujarnya.

"25 tahun lebih dia pemerhati masalah komunis, artinya dia kan pemerhati jelas, kemudian komunis itu sampai hari ini belum ada peraturan sama sekali yang mencabut, komunis ini emang partai terlarang yang emang nggak boleh ada lagi di Indonesia ini," sambungnya.

Abdullah menambahkan jika Alfian memiliki background yang sesuai dengan statement-nya. "Beliau ini bukan orang awam, tapi dia ini pemerhati, dia orang yang paham, saya nggak tahu dia katakan demikian seperti apa, kalau menurut saya dia punya background kalau memang betul ada statementnya," katanya.

Dalam video tersebut, Alfian sama sekali tidak menunjukkan pencemaran baik karena dia tidak menyebut siapa sosok yang disebutnya komunis. Karena itu, Abdullah meminta agar masyarakat tak cepat mengambil kesimpulan setelah menonton video tersebut.

"Orang boleh ngomong apa saja, penjarakan Anies dan sebagainya, tapi kan orang yang mendalilkan harus membuktikan di mana, apa betul ustaz Alfian itu melakukan perbuatan melawan hukum, kan perlu dibuktikan," tutupnya. "Beliau ini pemerhati komunis 20 tahun lebih. Kemudian yang dituduh Alfian siapa? dia nggak ngomong presiden, karena dihukum kan harus jelas siapa yang dipermasalahkan, mau dibawa ke pasal berapa? pencemaran nama baik? siapa yang dicemarkan?"

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts