Bukan Antikritik, Alasan Sebenarnya Walkot Risma Laporkan Penghinanya Bikin Nyesek
Nasional
Kasus Hina Wali Kota Risma

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, blak-blakan membuka alasannya sampai melaporkan warganet dengan akun Facebook Zikria Dzatil gegara menghinanya dengan sebutan 'Kodok Betina'.

WowKeren - Langkah hukum yang ditempuh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terhadap penghinanya beberapa waktu lalu sempat menjadi pembicaraan panas. Banyak pihak menilai Risma terlalu "terbawa perasaan" alias baper, bahkan disebut antikritik, karena melaporkan warganet yang sudah menghinanya.

Sebagai pengingat, Risma sempat diejek dengan sebutan "Kodok Betina" oleh seorang warganet Facebook dengan akun Zikria Dzatil. Tak berselang lama sejak postingannya menjadi viral, Risma pun langsung melaporkan penghinanya ke Mapolrestabes Surabaya.

Hal itulah yang ditanyakan kepada Risma dalam acara talkshow bertajuk "Rosi" di Kompas TV. Ditayangkan pada Kamis (20/2), Risma sempat membagikan sejumlah pandangannya terhadap pemerintahan di bawah koordinasinya.

Risma kemudian menyampaikan perasaannya yang ternyata keberatan ketika dibanding-bandingkan dengan kinerja kepala daerah lain. Sebagai contoh dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang belakangan menjadi alasan mengapa Zikria mengatainya sebagai "kodok betina".

"Saya nggak suka dibanding-bandingin. Kalau pribadi saya nggak suka," ujar Risma. "Tapi kan saya tidak bisa melarang itu. Kan mereka punya (penilaian) sendiri."


Namun ternyata keputusannya membiarkan orang membandingkan kinerjanya justru menjadi bumerang. Pasalnya seorang warganet kemudian menghinanya, yang diakui Risma begitu menyakitkan sampai membuatnya meneteskan air mata begitu membacanya.

"Saya saat itu langsung menangis, karena saya ingat orang tua saya. Saya sampai minta maaf ke anak saya, (karena) saya nggak bisa jaga nama Yangti (nenek) dan Yangkung (kakek)," kata Risma dengan mata berkaca-kaca. "Karena saya (diejek) seperti binatang. Kalau saya binatang, berarti orang tua saya binatang."

"Itu yang terus terang menyebabkan pribadi saya terluka betul," imbuh Risma dengan suara menahan tangis. Alasan itulah yang kemudian membuat Risma mengambil langkah tegas melaporkan penghinanya.

"(Saya diejek) Risma goblok, biarin aja, ya atau Risma apalah (nggak masalah)," terang Risma. "Tapi saya teringat orang tua saya, (itulah) kenapa kemudian saya melapor. Itu saya sendiri inisiatif, ini urusan saya pribadi."

Sementara itu kasus hukum sudah berhenti bergulir. Risma sudah mencabut laporannya namun mengaku enggan bertemu dengan penghinanya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts