Orator Aksi 212 Tuding Ahok Korupsi, Kementerian BUMN Pasang Badan
Nasional

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan setiap orang bebas menuduh apa saja. Namun selama tak ada putusan pengadilan, maka Ahok tidak bisa dinyatakan bersalah.

WowKeren - Nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ikut disebut-sebut dalam aksi 212. Direktur Indonesia Resources Studies (Iress) Marwan Batubara selaku orator aksi menuding Ahok terlibat kasus korupsi.

Tak tinggal diam, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun pasang badan untuk membela Ahok. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa setiap orang bisa menuduh apa saja. Namun, perlu diingat bahwa selama tidak ada putusan pengadilan terkait hal itu, maka Ahok "tidak bermasalah" sebagai Komut Pertamina.


"Statement Marwan menyangkut dugaan-dugaan korupsi, kita anggap orang nuduh bisa apa saja," kata Arya dilansir Detik, Jumat (21/2). "Jadi selama tidak dibuktikan pengadilan kita tidak bisa mengatakan orang lain tertuduh. Kami tetap saja, Ahok sebagai komisaris tidak ada masalah."

Sehingga ia menegaskan selama tidak ada putusan pengadilan yang membuktikan, maka siapapun bisa melayangkan tuduhan-tuduhan. "Soal tuduhan-tuduhan nanti kan Pak Marwan bisa dituduh orang lain kan, apakah Pak Marwan dianggap bersalah, kan enggak, semuanya putusan pengadilan," sambung Arya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa sebagai seorang intelektual, Marwan pastinya paham mengenai proses pengadilan. "Sama kaya Pak Ahok dituduh boleh saja, tapi kan tidak ada bukti pengadilan. Tidak bisa dijadikan sebagai hukum ya. Sepanjang tidak ada apapun kita tidak ada masalah sama Pak Ahok," terangnya.

Sementara terkait Ahok sendiri, Arya menilai bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut cukup baik dalam menjalankan tugasnya sebagai Komisaris Utama Pertamina. Di BUMN itu, Ahok banyak memberikan ide dan pengawasan. Ia yakin bahwa kinerja Ahok bisa memenuhi ekspektasi publik.

"Dan Pak Ahok juga bagus, cukup baik sebagai Komisaris Utama Pertamina, banyak memberikan ide-ide dan pengawasan sangat baik untuk Pertamina," jelas Arya. "Sesuai target kami memang Pak Ahok seperti itu fungsinya. Publik pasti terima dan senang dengan Pak Ahok yang sangat baik sebagai Komisaris Utama Pertamina."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts