Tuntut Berantas Korupsi, Teriakan 'Jatuhkan Jokowi' Justru Bergema di Aksi 212
Nasional

Sejumlah besar massa dari beberapa ormas Islam, termasuk FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 menggelar aksi menuntut agar korupsi disikat habis. Namun aksi ini justru dibumbui seruan untuk menggulingkan Jokowi.

WowKeren - 3 ormas Islam, yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali menggelar aksi massa pada Jumat (21/2). Aksi itu pun diberi tajuk "Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI" di daerah Patung Kuda, Jakarta.

Selayaknya aksi massa pada umumnya, tampak barisan besar massa yang kebanyakan mengenakan pakaian putih dan mengibarkan bendera. Kemudian ada sekelompok orator yang tampak berdiri di atas mobil komando, memimpin massa untuk menyuarakan aspirasi mereka.


Namun ada yang menarik perhatian dari orasi yang disampaikan. Pasalnya seorang orator justru menyerukan untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

Adalah orator dari Forum Ukhuwah Islamiah Sulawesi Selatan, Abdullah Maher, yang dengan berapi-api meminta agar Jokowi diturunkan. Awalnya, seperti orator aksi yang lain, Abdullah mendesak agar praktik korupsi ditindak sesuai hukum yang berlaku, bahkan harus disikat habis.

"Kami dari Sulsel, alhamdulillah, pada waktu yang lalu melakukan aksi yang sama di depan Gedung DPRD Sulsel," ujar Abdullah, dikutip dari Detik News, Sabtu (22/2). "Menuntut para koruptor yang ada di Jiwasraya, Asabri, dan lainnya untuk ditegakkan hukum sesuai dengan hukum yang berlaku."

Namun dalam orasinya Abdullah lantas "melebar" dengan menyinggung soal etnis Tionghoa. Menurutnya Indonesia saat ini sudah dikendalikan oleh konglomerat, terutama dari etnis Tionghoa.

Menurutnya hal itu terjadi lantaran pemerintahan Jokowi memberikan ruang bagi para taipan Tionghoa. Oleh karenanya, diakhir orasi, Abdullah pun menyerukan solusi berupa revolusi dengan menjatuhkan Jokowi dari kursinya di RI 1.

"Rabu lalu salah seorang kawan saya yang lawyer mengundang untuk menemani saya kepada salah satu mafia Cina 9 Naga," seru Abdullah dengan menggebu-gebu. "Dan dalam pembicaraan mereka, pemerintah, para Cina-Cina ini telah mengendalikan negeri ini."

"Hanya satu, solusinya adalah revolusi! Jatuhkan Jokowi karena sumber malapetaka! Allahu Akbar!" serunya lagi. Takbir dan seruannya itu pun diikuti oleh massa yang hadir.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts