Ernest Prakasa pernah merasakan hidup serba kekurangan bersama sang istri. Ia lantas membeberkan tips mengejar uang yang benar sehingga dapat menuai sukses seperti saat ini.
- Ruth Meliana
- Rabu, 04 Maret 2020 - 13:03 WIB
WowKeren - Ernest Prakasa menceritakan kisah hidupnya sebelum menjadi komika hingga produser sukses seperti sekarang ini. Ia mengenang bagaimana kehidupan susahnya dengan sang istri, Meira Anastasia di masa lalu hingga akhirnya dapat menuai kesuksesan seperti saat ini.
Ernest telah menikah dengan Meira Anastasia sejak 2008 lalu. Di awal-awal pernikahan mereka, keduanya hidup serba terbatas dan hanya tinggal di kos-kosan saja. Keduanya lantas beralih mencari kontrakan setelah mereka dikaruniai anak.
Ernest bercerita jika saat itu dirinya juga memiliki mobil meski bukan yang bagus. Walau begitu, sutradara "Cek Toko Sebelah" ini tetap bersyukur atas hidupnya saat itu. Bahkan, ia sama sekali tidak memiliki obesi yang berlebihan untuk memperbaiki nasib keluarga kecilnya.
Ernest lantas membagikan tips mengejar uang yang benar dimana selama ini telah ia terapkan. Menurutnya, uang justru sebenarnya tidak perlu dikejar dengan penuh ambisi. Ia mengaku sama sekali tidak pernah memiliki cita-cita untuk menjadi orang kaya.
Pria usia 38 tahun ini lantas menyarankan kepada orang-orang untuk terus melakukan pekerjaan yang disukai saja dan jangan terobsesi dengan uang. Pasalnya, uang baginya akan datang dengan sendirinya jika orang-orang bisa melakukan pekerjaan dengan benar dan enjoy.
"Gue dari dulu enggak pernah ngerasa berkekurangan, dari dulu gue enggak bercita-cita jadi kaya," kata Ernest Prakasa dikutip dalam vlog Ussy Andhika Official, Selasa (3/3). "Buat gue, gimana cara ngejar duit? Duit kan konsekuensi, duit itu kayak datang sendiri. Lu kejar apa yang mau dikejar, nanti kalau ngerjainnya benar, duit datang sendiri."
Ernest tidak asal menyarankan saja. Pernyataannya tersebut telah dibuktikan dengan kehidupannya saat ini yang sudah menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Meski telah meraih kesuksesan, ia dan Meira tetap selalu mengingat kehidupan mereka sebelumnya sebagai bentuk rasa syukur.
"Sekarang tuh kita sudah kayak begini, kalau melihat ke belakang, 'Gila ya banyak banget yang bisa disyukuri'," kenang Meira menambahkan. "Kita kadang suka reflek ke belakang, jadi lebih bersyukur karena sudah ngerasain itu."
(wk/lian)