Kegiatan umrah kini juga ditangguhkan bagi warga negara maupun penduduk yang tinggal di Arab Saudi. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 05 Maret 2020 - 11:14 WIB
WowKeren - Pemerintah Arab Saudi diketahui telah menangguhkan perjalanan umrah bagi jemaah dari luar negaranya sebagai bentuk penanggulangan wabah virus Corona (Covid-19). Kini, pemerintah Arab Saudi memberikan pernyataan terbaru terkait kebijakan penangguhan jemaah umrah.
Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri, otoritas kini memutuskan untuk menangguhkan jemaah umrah bagi warga negaranya maupun penduduk yang menetap di Arab Saudi. "Pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan sementara waktu umrah ke Makkah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah bagi warga negara dan penduduk di Kerajaan Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus Corona," cuit Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutip pernyataan Kementeran Dalam Negeri pada Rabu (4/3).
Pemerintah Saudi sendiri masih belum memastikan hingga kapan penangguhan umrah bagi warga negaranya sendiri diberlakukan. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hanya menyebut bahwa kebijakan ini akan terus diperbaharui seiring berjalannya waktu.
Sebagai informasi, pemerintah Saudi mulai menyetop sementara kedatangan semua jemaah umrah dari luar negaranya sejak 27 Februari 2020 lalu. Selain itu, Saudi juga menangguhkan visa wisata yang diajukan oleh warga beberapa negara, termasuk Indonesia.
Di sisi lain, Arab Saudi sendiri telah mengonfirmasi kasus pertama pasien positif virus Corona pada Senin (2/3). Seorang warga Arab teridentifikasi terjangkit virus corona usai melakukan perjalanan kembali dari Iran melalui Bahrain.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan telah memastikan bahwa orang yang terinfeksi itu tetap diisolasi di rumah sakit dan menerima perawatan medis. Adanya pasien positif Corona ini membuat pemerintah setempat mengawasi ketat dua masjid suci umat Islam yaitu Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Dilansir Arab News, para petugas kesehatan dikirimkan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Mekkah dan Madinah untuk menyemprotkan sejumlah cairan desinfektan mencegah penyebaran virus Corona. Inspeksi lapangan ini dipimpin langsung Kepala Imam Masjidil Haram, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais.
(wk/Bert)