Semua Pasien Sembuh 100 Persen, Intip Cara Jitu Vietnam Atasi Virus Corona
Dunia

Sebelumnya, terdapat 16 kasus corona yang dilaporkan di Vietnam. Namun, Ke-16 pasien tersebut lantas dinyatakan telah sembuh, sehingga tingkat kesembuhan di Vietnam mencapai 100 persen.

WowKeren - Wabah virus corona (Covid-19) hingga kini masih menjadi perhatian dunia. Virus yang sudah mulai masuk ke Indonesia ini diketahui masih belum memiliki obat atau vaksin.

Meski demikian, tingkat kesembuhan pasien Corona sendiri cukup tinggi. Di Vietnam, tingkat kesembuhan pasien corona bahkan mencapai 100 persen.

Sebelumnya, terdapat 16 kasus corona yang dilaporkan di Vietnam. Ke-16 pasien tersebut lantas dinyatakan telah sembuh. Ini langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah Vietnam dalam menanggulangi wabah yang berasal dari Tiongkok tersebut.

Awalnya, pemerintah Vietnam langsung mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat pada 1 Februari 2020 begitu kasus corona pertama muncul. Selain itu, otoritas Vietnam juga langsung menghentikan seluruh penerbangan menuju dan dari Tiongkok.

Seluruh izin yang diberikan untuk penerbangan antara Vietnam dan Tiongkok, di antaranya Taiwan, Hong Kong, dan Makau, akhirnya dicabut hingga ada pemberitahuan berikutnya. Sedangkan maskapai tarif murah (low cost carrier) Vietjet Air dan maskapai nasional Vietnam Airlines menyatakan bahwa mereka menunda semua penerbangan dari dan ke Tiongkok per 1 Februari 2020 lalu.


Tak hanya itu, melansir AFP, otoritas Vietnam juga mengkarantina 10.600 penduduk Son Loi selama 20 hari. Karantina tersebut diumumkan setelah lebih banyak kasus corona dikonfirmasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah mengakui upaya cepat tanggap pemerintah Vietnam ini. Para pejabat dan pakar kesehatan WHO menilai bahwa respons cepat pemerintah Vietnam sangat penting untuk mengatasi krisis di tahap awal.

"Negara ini telah mengaktifkan sistem responsnya pada tahap awal wabah, dengan mengintensifkan pengawasan, meningkatkan pengujian laboratorium, memastikan pencegahan dan pengendalian infeksi dan manajemen kasus di fasilitas kesehatan," terang perwakilan WHO di Vietnam , Dr Kidong Park, dilansir Al Jazeera. "Menyampaikan pesan komunikasi risiko yang jelas, dan kolaborasi multi-sektoral."

Selain karantina, tenaga medis Vietnam juga diinstruksikan untuk mengikuti beberapa protokol. Hal ini dilakukan untuk menilai infeksi dan tingkat keparahan. Protokol yang dimaksud dimulai dari mengobati gejala yang dibawa virus corona, seperti demam, hingga meminta pasien menjalani diet ketat dan bergizi. Petugas medis juga diperintahkan untuk memonitor tingkat saturasi oksigen dalam darah pasien.

Pemerintah Vietnam juga meliburkan sekolah di 63 kota dan provinsi untuk mencegah penyebaran virus corona. Pihak sekolah juga mendapat perintah dari Kementerian Kesehatan untuk mendisinfeksi ruang kelas sebelum siswa kembali.

Selain itu, guru dan staf juga diminta untuk selalu mengingatkan siswa soal kebersihan dan melakukan pemeriksaan suhu pada saat masuk. Pihak sekolah juga diwajibkan untuk menyiapkan formulir kesehatan yang digunakan untuk memantau siswa.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait