Kementerian BUMN Buka Suara Soal Pegawai Telkom Meninggal Positif Corona
Nasional

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga buka suara terkait laporan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menyatakan bahwa pegawai PT Telkom yang meninggal di Cianjur beberapa waktu lalu positif terinfeksi corona.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Minggu (15/3) telah menyampaikan data bahwa pegawai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom yang meninggal pada Selasa (3/3) lalu positif corona (covid-19). Pasien tersebut sempat dirawat di RS Dr Hafidz (RSDH) Cianjur.

Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun buka suara. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan sejak adanya kasus tersebut, Telkom langsung melakukan penanganan.

"Untuk yang Telkom kalau sudah langsung dilakukan orang-orang yang memang berhubungan dengan lingkungan kerja dia itu langsung bisa dilokalisir self quarantine, karantina diri sendiri sampai kita memantau perkembangan kesehatan mereka masing-masing," kata Arya melalui pesan singkat, Minggu (15/3).


Arya menambahkan bahwa tempat kerja karyawan yang meninggal pun sudah dibersihkan. "Ini yang berhubungan sama si pegawai Telkomitupun sudah dikarantina," paparnya. "Tempat kerja dia pun sebenernya walaupun kemarin dikatakan negatif kita sudah langsung lakukan pembersihan juga. Kita udah antisipasi sebelumnya juga."

Sebelumnya pihak Telkom telah melakukan tindak pencegahan usai pegawainya tersebut dilaporkan meninggal karena diduga corona. Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah mengimbau karyawannya untuk tidak pergi ke luar negeri sementara waktu.

"Langkah-langkah preventif terhadap upaya pencegahan penyebaran virus tersebut dengan menyampaikan himbauan kepada seluruh karyawan untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri," paparnya.

"Kami mensosialisasikan pengenalan dan pencegahan gejala penyakit virus Corona (Covid-19), menghimbau untuk senantiasa memantau perkembangan penyebaran melalui media informasi resmi, dan mengaktifkan posko yang melibatkan tenaga medis serta call center yang dapat dihubungi 24 jam," imbuhnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait