WFH Tak Bisa Diterapkan Ke Semua Pekerjaan, Begini Cara Atasi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah
SerbaSerbi
COVID-19 di Indonesia

Tak dapat dipungkiri jika Wabah Corona telah melemahkan ekonomi masyarakat, termasuk masyarakat kecil yang pekerjaannya tak bisa dilakukan di rumah. Nah berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi krisis keuangan saat Corona mewabah.

WowKeren - Corona kian hari kian mewabah. Di Indonesia sendiri hingga Kamis (26/3), setidaknya sudah ada 893 pasien positif COVID-19 dengan kasus kematian hingga 78 orang.

Karena kasus Corona ini, ekonomi dibayangi oleh ketidakpastian. Kondisi ini membuat Indonesia harus siap menghadapi krisis ekonomi ke depannya. Selain itu, beberapa perusahaan dan aparatur pemerintahan menerapkan WFH Work From Home atau bekerja dari rumah. Selama melakukan pekerjaannya dengan benar, pendapatan mereka juga akan terjamin.


Tapi jika dipandang secara realistis, kebijakan ini tentu tak bisa diterapkan pada semua jenis pekerjaan. Ada banyak sekali jenis pekerjaan terutama yang menyangkut masyarakat kecil yang tak bisa menerapkan WFH. Misalnya buruh pabrik, supir angkot, bus, pengemudi ojol (ojek online), pemilik warung dan masih banyak lagi. Kasus lain misalnya, para pedagang keliling yang biasanya mendapatkan pundi-pundi penghasilan berkat jualannya kini semakin sepi pembeli, karena ada banyak orang yang tetap di rumah saja demi menghindari penyebaran virus Corona.

Kita tentunya berharap agar wabah dan krisis ini segera berlalu dan perekonomian masyarakat kembali normal. Namun selama penantian itu, ada baiknya jika kita melakukan beberapa cara untuk menghadapi krisis keuangan yang saat ini mungkin tengah menghampiri keluarga kita. Mau tahu bagaimana saja caranya? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya berikut ini.

(wk/eval)

1. Identifikasi Masalah, Cara yang Bisa Dilakukan Untuk Menghadapi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah


Identifikasi Masalah, Cara yang Bisa Dilakukan Untuk Menghadapi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah

Saat krisis keuangan terjadi, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah melakukan identifikasi masalah. Kenali dan pahami masalah keuangan apa yang Anda hadapi. Anda juga harus mencari tahu apakah keuangan keluarga Anda sedang sehat atau tidak. Jika tidak, sebaiknya lakukan perbaikan sejak dini agar bisa menghindari terjadinya masalah yang lebih besar.

Setelah itu ada baiknya untuk menghitung aset kekayaan yang Anda miliki. Saat menghadapi krisis, salah satu yang bisa dijadikan pegangan adalah aset yang tersisa, misal kendaraan, rumah, perhiasan, tabungan, investasi dan sebagainya. Aset ini dapat Anda gunakan untuk bangkit dari mimpi buruk tersebut. Susunlah daftar aset tersebut dan pilih apakah ada yang bisa Anda jual atau gadaikan untuk memenuhi kebutuhan di tengah krisis.

2. Kembangkan Rencana Anggaran dan Lacak Kemajuan Saat Menghadapi Krisis di Tengah Wabah Corona


Kembangkan Rencana Anggaran dan Lacak Kemajuan Saat Menghadapi Krisis di Tengah Wabah Corona

Cara berikutnya yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi krisis keuangan di tengah wabah Corona adalah membuat rencana anggaran. Rencana tersebut menyangkut pengeluaran mingguan, bulanan atau tahunan. Setelah mendapatkan anggaran yang realistis, sebaiknya tinjau rencana tersebut secara kritis.

Anda harus bisa mencari celah di mana Anda bisa menghemat atau bahkan memangkas anggaran. Misalnya mengurangi anggaran belanja kebutuhan sekunder dan tersier atau melakukan penghematan lain, misal membawa makanan di tempat kerja. Selain itu Anda juga harus melacak setiap kemajuan dari rencana yang telah Anda buat sesering mungkin.

3. Tetapkan Prioritas Keuangan Untuk Mengatasi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah


Tetapkan Prioritas Keuangan Untuk Mengatasi Krisis   Keuangan Saat Corona Mewabah

Menetapkan prioritas sangat penting dilakukan untuk menghadapi krisis keuangan. Hal ini diperlukan untuk membuat keputusan keuangan yang sulit dilakukan, seperti mencicil tagihan, membayar asuransi atau menabung untuk perbaikan rumah.

Menetapkan prioritas tak hanya akan membantu menyelesaikan masalah keuangan, tapi juga bisa membuat Anda kembali ke jalur yang seharusnya. Prioritas keuangan sendiri seharusnya mencakup cara baru untuk menghasilkan uang, seperti melakukan pekerjaan sambilan dan sebagainya.

4. Batasi Pengeluaran, Cara Ampuh Untuk Mengatasi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah


Batasi Pengeluaran, Cara Ampuh Untuk Mengatasi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah

Bagi sebagian orang, krisis keuangan dapat dilakukan dengan mengurangi pengeluaran. Misalnya untuk sementara Anda bisa memotong biaya rekreasi dan hiburan, melakukan penghematan seperti memasak sendiri di rumah agar tak selalu membeli makanan di luar.

Contoh lain misalnya jika biasanya Anda berlangganan TV kabel, tak ada salahnya untuk menghentikannya terlebih dahulu. Anda bisa menyaksikan TV gratis dan menikmati berbagai konten yang mereka sediakan. Dengan cara ini Anda bisa memiliki dana tambahan untuk ditabung dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih penting lainnya.

5. Sebaiknya Lunasi Utang Anda Sebelum Krisis Keuangan Bertambah Parah di Tengah Wabah Corona


Sebaiknya Lunasi Utang Anda Sebelum Krisis Keuangan Bertambah Parah di Tengah Wabah Corona

Jika Anda memiliki dana simpanan, sebaiknya prioritaskan untuk membayar utang. Alasannya sederhana, agar utang Anda tak semakin menumpuk dan bunga pinjaman tak semakin bertambah. Dengan begitu, Anda akan mengurangi bunga sekaligus pinjaman sehingga krisis keuangan yang Anda alami tak bertambah parah.

Selain itu, sebaiknya sisipkan dana darurat yang mungkin akan Anda perlukan sewaktu-waktu. Idealnya, jumlah dana darurat harus mampu mencukupi kebutuhan Anda selama 3 sampai 6 bulan ketika terjadi keadaan darurat, misalnya saat tidak bekerja dan tidak mendapatkan pemasukan.

6. Alokasikan Dana Untuk Investasi, Agar Anda Bisa Bangkit Saat Terjadi Krisis Keuangan Karena Corona


Alokasikan Dana Untuk Investasi, Agar Anda Bisa Bangkit Saat Terjadi Krisis Keuangan Karena Corona

Selain menabung dan mengurangi pengeluaran, jika memungkinkan sebaiknya Anda menyisihkan dana untuk diinvestasikan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk berinvestasi, terutama di zaman modern seperti saat ini.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, sebaiknya Anda mengamati perusahaan yang akan dituju. Anda juga harus mempelajari secara mendalam dan menyeluruh tentang seluk beluk berinvestasi saham agar bisa mengetahui risikonya. Setelah itu pilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan dan kemampuan finansial Anda. Jika sudah yakin, sebaiknya mulai investasi dengan jumlah kecil dan pantau pergerakan saham setiap sebulan sekali.

7. Tetap Semangat dan Jangan Putus Asa, Kunci Hadapi Krisis Keuangan di Tengah Wabah Corona


Tetap Semangat dan Jangan Putus Asa, Kunci Hadapi Krisis Keuangan di Tengah Wabah Corona

Tidak dapat dipungkiri jika krisis keuangan merupakan hal yang dapat memberatkan banyak pihak. Meski demikian, kita seharusnya tetap semangat, bersabar dan tidak menyerah agar bisa menghadapi krisis tersebut dengan baik. Usaha sekecil apapun yang Anda lakukan akan membawa Anda ke kondisi yang lebih baik. Daripada berputus asa, Anda hanya perlu merencanakan solusi dan merealisasikannya segera agar masalah tersebut secepatnya berakhir.

Demikian tujuh cara mengatasi krisis keuangan yang melanda di tengah wabah Corona. Simak juga artikel ini untuk mengetahui berbagai camilan lezat yang bisa kamu buat sendiri selama di rumah karena wabah Corona. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui ide kegiatan seru yang bisa dilakukan bareng anak selama mereka libur karena wabah Corona.

You can share this post!

Related Posts