Viral Gubernur di Meksiko Sebut Virus Corona Tak Bisa Bunuh Orang Miskin, Ini Sebabnya
Dunia
Pandemi Virus Corona

Gubernur salah satu negara bagian Meksiko, Miguel Barbosa, mendadak viral lantaran mengatakan jika orang miskin kebal terhadap infeksi virus corona berdasarkan pengamatannya seperti berikut ini.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) benar-benar menjadi momok yang menakutkan di berbagai penjuru dunia. Bahkan hingga berita ini ditulis, tercatat ada 531,799 kasus positif corona di seluruh dunia, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 24,071 orang.

Namun di tengah pendemi ini, gubernur salah satu negara bagian Meksiko mendadak viral lantaran mengatakan jika orang miskin kebal terhadap infeksi virus corona. Gubernur Puebla, Miguel Barbosa, menyampaikan argumennya itu setelah melihat persentase orang yang mengidap COVID-19 kebanyakan dari kalangan orang kaya, termasuk beberapa petinggi bisnis.


"Mayoritas (pasien positif corona) adalah orang kaya. Jika Anda kaya, maka Anda berisiko. Jika Anda miskin, tidak (berisiko). Kami miskin, makanya kami kebal virus corona," ujar Miguel Barbosa seperti dikutip CNNIndonesia.com dari Associated Press.

Seorang pejabat tinggi Meksiko juga mengatakan tiga perempat dari 475 kasus virus corona diketahui terkait dengan jejak melakukan perjalanan ke luar negeri. Beberapa pasien diketahui sempat berlibur ke resor ski di Italia hingga Amerika Serikat. Atas dasar itulah, Miguel Barbosa mengatakan tak ada indikasi orang miskin melakukan perjalanan ke luar negeri.

Bahkan, Miguel Barbosa juga menambahkan jika standar sanitasi buruk di kalangan orang miskin membuat sistem kekebalan tubuh mereka lebih kuat saat terpapar bakteri. Kendati demikian, tidak ada bukti ilmiah yang membenarkan ucapan Gubernur Puebla tersebut.

Di Meksiko sendiri, kebanyakan orang yang divonis terinfeksi virus corona mengalami gejala ringan seperti demam dan batuk selama dua minggu, namun gejalanya bisa lebih parah bagi lansia. Pasien yang meninggal pun diketahui berasal dari kelompok usia renta dan memiliki riwayat penyakit kronis sebelumnya.

Di sisi lain, di Meksiko sendiri sejauh ini tercatat ada 475 kasus positif corona, dengan 4 pasien yang dinyatakan sembuh serta 6 korban meninggal dunia. Menanggapi penyebaran virus corona, Wakil Sekretaris Kesehatan, Hugo Lopez-Gatell mengatakan mulai Kamis (26/3) pemerintah federal akan menghentikan seluruh aktivitas, kecuali kegiatan-kegiatan penting.

Sejumlah layanan yang masih beroperasi antara lain rumah sakit, produksi bahan bakar, listrik, sanitasi publik, dan penegakan hukum sebagai bagian dari pelayanan publik yang tidak turut dihentikan sementara.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts