Tak Setuju Dituding Nepotisme, Ini Penjelasan Istri Detri Warmanto Soal Rapid Test
Instagram
Selebriti

Istri Detri Warmanto tegaskan dirinya dan keluarga tidak melakukan rapid test karena memanfaatkan posisi sang ayah yang seorang menteri. Ia pun memberikan klarifikasinya dalam Instagram Story miliknya.

WowKeren - Detri Warmanto menjadi artis Tanah Air pertama yang dinyatakan positif Corona. Setelah ia dinyatakan positif, tak lama kemudian istri dan kedua anaknya juga menjalani rapid test untuk mengetahui apakah terinfeksi virus atau tidak. Namun, keputusan istri Detri Warmanto untuk menjalani rapid test justru banyak mendapat tudingan miring dari beberapa pihak.

Banyak orang yang bertanya apakah istri Detri ini bisa melakukan rapid test karena ia anak pejabat. Hal ini tentunya membuat istri dari sang aktor sempat merasa geram. Wanita bernama Karunia Putripari Cendana alias Uni ini coba memberikan jawaban dari banyaknya pertanyaan tersebut.

Beberapa waktu lalu, Uni menegaskan jika ia tidak membeli alat rapid test sendiri. Putri dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo itu mengatakan jika dirinya dan keluarga mendapat alat tersebut dari pihak dinkes.

"Bismillah. Karena msh byk yg nanya aku ttg rapid test kmrn, aku coba jelasin lagi yaaa. Aku kmrn ga beli alat ini, aku dapet dr dinkes. Kenapa aku bs dpt? krn aku dan keluarga ada kontak langsung dgn orng yang sudah positif COVID-19,” jelas Uni dalam Instagram Story-nya pada Kamis (26/3). “Jadi memang yg aku tonton di berita barusan, saya coba mengutip dr bok @ridwankamil seperti di jawa barat memang test ini bukan utk semua tp diprioritaskan khusus utk 3 golongan,” imbuhnya.


Tak Setuju Dituding Nepotisme, Ini Penjelasan Istri Detri Warmanto Soal Rapid Test

Instagram Story

Golongan pertama dijelaskan Uni masuk dalam kategori A merupakan masyarakat dengan risiko penularan virus paling tinggi. Mereka adalah Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pantauan (PDP), anggota keluarganya, tetangga sekitar, teman terdekat, dan tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien positif virus Corona.

Sedangkan kategori B adalah masyarakat dengan jenis profesi yang mengharuskannya melakukan interaksi sosial dan rawan tertular Corona. Kategori C mencakup masyarakat luas yang mengalami keluhan gejala terinfeksi Corona. Sedangkan untuk kategori C, harus disertai dengan keterangan dari puskesmas atau layanan kesehatan berwenang dan bukan merupakan hasil diagnosis sendiri.

"Keluarga aku dapet test ini bukan krn keluarga pejabat, krn di rumah ada 3 orang yang positif, dan kita ga tau dpt mana, di rumah banyak anak kecil, akupun hamil, orang tua aku usia udah di atas 50 tahun," tulis Uni. "Yg aku dgr dan lihat pemerintah sedang mengupayakan utk mendatangkan byk alat rapid test ini kok, tapi emang kayanya bukan utk semuaa tapi ada syarat2nya. Semoga membantu yaa. Terima kasih," tegasnya.

Istri Detri Warmanto berharap penjelasan ini bisa menjawab semua pertanyaan soal dari mana alat rapid test yang ia dan keluarganya pakai. Ia pun tak mau jika ada kesalapahaman di situasi yang seperti ini.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait