Tak Larang Mudik Lebaran, Jokowi Beri Persyaratan Tegas Ini
Getty Images
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Mudik lebaran di tengah wabah virus corona (COVID-19) tidak dilarang secara resmi oleh pemerintah, namun Presiden Joko Widodo secara tegas memberikan persyaratan ini.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap harinya. Dilansir covid.go.id hingga Rabu (1/4), kasus corona di Indonesia mencapai 1.677 pasien positif.

Presiden Joko Widodo akhirnya memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk mengantisipasi mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi corona.


Jokowi menyatakan jika pemerintah memang tidak melarang secara resmi mudik Lebaran tahun ini. Meski demikian, Jokowi menegaskan jika setiap orang yang nekat mudik maka berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Oleh sebab itu, masyarakat harus mau menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Hal ini sesuai dengan protokol dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada larangan resmi bagi pemudik lebaran Idul Fitri 2020 M/1441 H,” ujar Jubir Jokowi, Fadjroel Rachman dalam keterangannya, Kamis (2/4). “Namun, pemudik wajib isolasi mandiri selama 14 hari dan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sesuai protokol kesehatan (WHO) yang diawasi oleh pemerintah daerah masing-masing."

Menurut Fadjroel, kebijakan pemerintah tersebut sudah selaras dengan peraturan terkait PSBB. Meski tidak melarang mudik secara resmi, namun pemerintah terus menggencarkan kampanye besar-besaran kepada masyarakat agar tidak mudik demi memutus rantai persebaran corona.

Berbagai kampanye tersebut juga dilakukan oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan publik figur. Selain itu, Jokowi juga meminta seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menerapkan kebijakan tegas khusus menangani aktivitas mudik.

"Presiden Joko Widodo juga mengingatkan pemerintah daerah tujuan untuk membuat kebijakan khusus,” jelas Fadjroel. “Terkait para pemudik ini sesuai protokol kesehatan WHO dengan sangat ketat.”

Jokowi dalam beberapa kesempatan juga terus menekankan bahaya mudik. Ia mengatakan, mudik Lebaran bisa menjadi jalur baru penyebaran virus COVID-19. Jokowi juga menyesalkan banyaknya warga yang pulang kampung sebelum lebaran.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts