WHO Imbau Publik Kenakan Masker Kain, Berapa Maksimal Waktu Pakainya?
Unsplash
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan usai dipakai selama kurun waktu tertentu, masker kain harus direndam sabun untuk memastikan kebersihannya.

WowKeren - Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk mengenakan masker kain demi menekan penyebaran virus corona (COVID-19). Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto, mengatakan jika hal itu sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Mulai hari ini, sesuai rekomendasi dari WHO, kita jalankan 'masker untuk semua'," kata Yuri di Graha BNPB, Minggu (5/4). "Semua harus memakai masker ketika berkegiatan di luar."


Terkait jenis masker yang digunakan adalah masker kain. Sebab, masker ini dapat dicuci kembali sehingga memungkinkan untuk digunakan berkali-kali. Pemakaian masker kain ini bisa mencegah penularan corona, karena orang yang tanpa gejala pun bisa jadi sumber penyebaran.

"Gunakan masker kain karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala pun bisa menjadi sumber penyebaran penyakit," tutur Yuri. "Ketika kita di luar rumah."

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan terkait penggunaan masker kain ini. Yuri menyarankan jika masyarakat tidak menggunakan masker kain lebih dari 4 jam. "Kami menyarankan penggunaan masker kain ini tidak lebih dari 4 jam," tutur Yuri.

Setelah itu, masker wajib dicuci dengan cara merendamnya di air sabun. “Dicuci dengan cara direndam di air sabun. Ini upaya untuk mencegah terjadinya penularan," tutur dia.

Meski demikian, Yuri mengingatkan masih ada hal lain yang tidak boleh dilewatkan, yakni mencuci tangan. "Tapi tetap yang paling utama cuci tangan dengan sabun," imbuhnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus menerapkan jaga jarak. Jarak aman minimal adalah sekitar 2 meter. Yuri mengatakan agar masyarakat saling mengingatkan jika ada orang lain yang tidak memakai masker saat pergi keluar rumah. Masyarakat diminta untuk semaksimal mungkin menekan kegiatan di luar rumah, kecuali jika benar-benar terpaksa. "Kami yakin bahwa kita bisa mengendalikan, memberantas penyakit ini, dan bersama-sama menyelesaikan permasalahan COVID-19," kata Yuri.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts