Jenuh Di Rumah Saja, Inul Daratista Banyak Habiskan Waktu di Dapur
Instagram
Selebriti
#dirumahsaja

Inul Daratista merasakan bosan lantaran harus terjebak di dalam rumah karena wabah virus Corona. Memasak menjadi salah satu cara untuk mengusir kebosanannya.

WowKeren - Penyanyi dangdut Inul Daratista menjadi salah satu orang yang pernah merasa bosan lantaran terjebak di dalam rumah karena situasi Indonesia yang saat ini tengah darurat Corona. Meski kerap dilanda kejenuhan, pelantun lagu "Buaya Buntung" ini tetap mengikuti saran pemerintah guna memutus rantai penularan Corona. Untuk mengusir kebosanannya, Inul pun mengisi hari-harinya dengan melakukan berbagai hal yang bisa membuatnya senang.

Selama mengkarantina diri di rumah, Inul pun mengaku banyak menghabiskan waktunya di dapur. Seperi ibu rumah tangga pada umumnya, Inul pun memanfaatkan waktu ini untuk menyenangkan suami dan anaknya dengan selalu memasak setiap harinya. Meski harus rela menjadi 'pengangguran' untuk sementara waktu, Inuul pun tetap mensyukuri karena ia justru bisa memiliki banyak waktu dengan suami dan anaknya.


"Jadi aku benar-benar jadi pengangguran, iseng tiap hari mainan Tik Tok, masakin anak gitu hari-hari, kadang bikin kue, membunuh kejenuhan, " ujar Inul Daratista melansir dari detikhot, Senin (6/4). Sehari-hari di dapur bikin roti, jus ngerumpi sama mbak-mbak di belakang, nyambel, ngerujak, apalah mau diapain kayak wong stres. Cuma ya memang mau nggak mau dijalani," imbuhnya.

Seperti selebriti Tanah Air lainnya, Inul pun tak ketinggalan dengan tren berjemur selama 15 menit setiap pukul 10.00 WIB pagi guna meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari serangan virus Corona. Penyanyi kelahiran Pasuruan ini selalu rajin mengajak suami dan anaknya berjemur dan berolahraga.

Tak hanya itu, selama di rumah, Inul juga turut mengawasi sang anak untuk belajar. Selama pandemi Corona, anaknya melakukan sekolah secara online. Meski tak terlalu paham soal pelajaran sekolah sang anak, Inul pun tetap setia mendampingi anaknya sampai selesai.

"Sekolah online setengah 8, dia sudah duduk depan laptop. Jadi ibunya kayak sekolah juga. Ya, jadi ikut sekolah lagi, sebenarnya sih kalau ngomongin pelajaran, Emaknya gagap," kata perempuan kelahiran 1979 itu.

Meski telah merumahkan beberapa karyawannya, Inul mengatakan jika masih ada sebagian orang yang harus tetap ke kantor untuk mengurus bisnisnya. "Kalau mikirin kejenuhan, sebagian karyawan saya juga masih ada yang ngantor. Satu, dua ada yang di kantor untuk urus masalah ini," pungkas ibu satu anak itu.

Tak dapat dipungkiri, wabah virus ini sangat berpengaruh pada omset bisnisnya. Inul sampai merasa pusing memikirkan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para karyawannya. Kendati demikian, ia akan terus berusaha untuk memenuhi tanggung jawabnya tersebut.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts