AS Sumbang Puluhan Miliar Demi Tangani Pandemi Corona di Indonesia
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Bantuan untuk respons COVID-19 Indonesia tersebut akan segera digunakan untuk memperkuat kapasitas laboratorium, mempercepat pengujian, dan meningkatkan pelacakan COVID-19 di masyarakat.

WowKeren - Jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di Indonesia terus mengalami kenaikan. Per Jumat (10/4), tercatat ada 3,512 kasus positif corona di Tanah Air, dengan jumlah korban meninggal menyentuh angka 306 jiwa, dan 282 lainnya dinyatakan telah sembuh.

Terkait perkembangan jumlah kasus corona di Indonesia ini, rupanya sejumlah negara lain berbondong-bondong memberikan bantuan. Salah satunya adalah Amerika Serikat.

Laporan terbaru menyebut bahwa pemerintah AS mengucurkan bantuan senilai USD 2,3 juta atau sekitar Rp36 miliar untuk Indonesia demi menangani pandemi corona di Tanah Air. Dana sumbangan tersebut disiapkan melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

Dikutip dari CNN, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat, Heather Variava, menyatakan bantuan itu sebagai bagian dari upaya AS untuk memerangi penyebaran COVID-19. Dalam keterangan Kedubes AS di Jakarta, Jumat (10/4), bantuan itu untuk mendukung upaya Kementerian Kesehatan, Kantor Staf Presiden (KSP), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


"Selama lebih dari 50 tahun, kami telah bermitra dengan Pemerintah Indonesia melalui USAID dan U.S. Centers for Disease Control and Prevention untuk permasalahan kesehatan mendesak, termasuk penyakit menular," kata Heather Variava.

"Saat Pemerintah Indonesia bergabung dalam perang global melawan pandemi COVID-19, kami berkomitmen untuk memberikan tambahan dana darurat yang akan mendukung upaya pencegahan, deteksi, dan respons yang dilakukan Pemerintah Indonesia," lanjutnya.

Pemerintah AS memberikan dana bantuan itu dari Dana Cadangan Darurat USAID untuk Penyakit Menular, melalui lembaga dan program multilateral yang dipimpin oleh mitra pelaksana USAID di masing-masing negara.

Bantuan untuk respons COVID-19 Indonesia tersebut akan segera digunakan untuk memperkuat kapasitas laboratorium, mempercepat pengujian, dan meningkatkan pelacakan COVID-19 di masyarakat.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts