Sampang dan Sumenep Jadi Wilayah Jatim yang Bebas Corona, Ternyata Ini Rahasianya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Di Jawa Timur masih ada 2 wilayah yang bebas corona yaitu Sampang dan Sumenep. Hal ini membuat Gubernur Jatim Khofifah pun menayakan 'resep rahasia' kedua wilayah tersebut mempertahankan status zona hijaunya.

WowKeren - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa pada Sabtu (11/4) malam lalu menggelar video conference dengan Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Bupati Sumenep KH Abuya Busyro Karim dari Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pada kesempatan tersebut Khofifah menanyakan terkait resep rahasia untuk mempertahankan kedua daerah tersebut dari virus COVID-19.

"Dua daerah yaitu Sampang dan Sumenep masih hijau artinya dua kabupaten ini bisa menjaga belum ada ODP dan PDP," ujar Khofifah. Menjawab pertanyaan Khofifah tersebut, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan bahwa pihaknya selalu memantau kondisi warganya hingga tingkat bahwa setiap harinya.

"Kami turun langsung ke puskesmas, rumah sakit, hingga ke rumah warga," tuturnya. "Serta membagikan masker kain buatan warga untuk warga."

Slamet menyebutkan ada sekitar 10.000 Orang Dengan risiko (ODR) yang tetap dipantau. Mereka adalah warga yang kembali dari perantauan. "Mereka juga termasuk pekerja migran atau TKI dari Malaysia. Ada juga yang baru pulang dari Belanda dan Amerika Serikat," imbuhnya.


Sementara itu, Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim mengatakan bahwa kekompakan dan kerja sama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) adalah kunci keberhasilan menahan serangan wabah Covid-19 di wilayahnya. “Kami mengikuti instruksi dari Gubernur Jawa Timur tentang pencegahan Covid-19," terangnya. "Juga menjaga kekompakan dengan Forkopimda mulai dari kepolisian sampai kejaksaan. Kuncinya kompak."

Selain itu, Pemkab Sumenep bersama polisi, GP Ansor, IPNU, dan petugas kesehatan berjaga selama 24 jam sehari di semua perbatasan atau pintu masuk Kabupaten Sumenep. Semua kendaraan yang akan masuk diperiksa satu persatu dan didata alamat dan nomor ponselnya. Apabila ada orang yang mencurigakan akan langsung dibawa ke Puskesmas dan diisolasi di balai desa setempat.

Sementara itu, hingga Minggu (12/4) kemarin tercatat ada penambahan 119 pasien corona di wilayah Jawa Timur. 83 di antaranya berasal dari Surabaya. Tambahan tertinggi setelahnya yakni dari Sidoarjo dan Lamongan masing-masing 10 kasus, Kota Probolinggo 1 kasus, Kabupaten Kediri 2 kasus, Situbondo 3 kasus, Jombang 1 kasus, Tulungagung 3 kasus, Gresik 4 kasus, Bangkalan 1 kasus, dan Pamekasan 1 kasus.

Tambahan 119 kasus baru tersebut tercatat angka paling tinggi secara nasional, di bawah DKI Jakarta yang hanya 96 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh telah bertambah bertambah 4 orang. Rinciannya, 1 orang dari Sidoarjo, 1 orang dari Kediri dan 2 orang dari Kota Surabaya. Total pasien sembuh berjumlah 69 orang.

Total pasien meninggal ada sebanyak 29 orang. Lalu untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat berkurang menjadi 1.383, dan orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 14.092 orang.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts