Kepala Desa Talunombo, Sapuran, Wonosobo, Jawa Tengah kembali menyita perhatian publik lantaran memberikan lahan pribadinya untuk tempat korban corona dimakamkan.
- Lailatul Maghfiroh
- Senin, 13 April 2020 - 13:36 WIB
WowKeren - Kepala Desa Talunombo, Sapuran, Wonosobo kembali menjadi sorotan dengan pernyataannya yang akan menyumbangkan lahan pribadi untuk makam korban corona. Sebelumnya, kepala desa yang bernama Badarudin ini sempat mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo karena menyumbangkan satu bulan gajinya untuk membantu pemerintah melawan corona.
Kini, niatan Badarudin yang ingin memberikan lahan pribadi untuk makam korban corona didasari karena rasa prihatinnya melihat banyak jenazah pasien covid-19 ditolak warga. Badarudin lantas menyampaikan pernyataannya tersebut dengan berdiri di atas lahan pribadinya.
"Saya sangat miris mendengar informasi dari berita cetak maupun media sosial," ujar Badarudin. "Banyak sekali warga dan tenaga medis yang sudah menjadi korban keganasan virus corona ini sehingga sampai pemakaman pun banyak yang menolaknya."
Badarudin menerangkan bahwa korban corona yang ditolak warga bisa dikebumikan di lahan miliknya yang seluas 2.500 meter. Ia juga menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus tanggung jawab antar sesama manusia.
"Untuk itu, saya ada sedikit lahan sekitar 2.500 meter ini saya menyediakan barangsiapa ada korban corona yang ditolak oleh warganya nanti bisa dikebumikan di tanah saya secara gratis," tambah Badarudin. "Ini adalah bentuk apresiasi saya, bentuk hormat saya, bentuk tanggung jawab saya sesama manusia nantinya agar digunakan, agar jadi pemanfaatan."
Kini video pernyataan Badarudin tersebut telah beredar di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Alhasil banyak dari netter yang merasa terharu dengan kebaikan hati Badarudin.
(wk/lail)